Kondisi-Kondisi Khusus
Kondisi-Kondisi Khusus 1. Khusus untuk fi’il mudhari dhamir هُوَ dan فِي apabila fa’ilnya sebelum fi’il tersebut (Jumlah ismiyyah), maka cara
Read MoreKondisi-Kondisi Khusus 1. Khusus untuk fi’il mudhari dhamir هُوَ dan فِي apabila fa’ilnya sebelum fi’il tersebut (Jumlah ismiyyah), maka cara
Read MoreRumus I’rab Fi’il I’rab setiap fi’il berbeda karena fi’il ada yang mabniy (fi’il madhiy dan fi’il amr) dan ada yang
Read MoreRumus I’rab untuk Khabar Ghairu Mufrad Khabar ghairu mufrad memiliki cara i’rab yang berbeda dikarenakan yang menduduki suatu kedudukan bukan
Read MoreRumus I’rab untuk Kata yang Mabniy Mabniy adalah kelompok kata yang tidak berubah-ubah kondisi akhirnya. Karena itu, ia tidak sama
Read MoreRumus Mu’rab Secara Tidak Jelas (تَقْدِيرًا) Khusus untuk kata yang diakhiri huruf ‘illat, ada perbedaan cara i’rab di mana ditambahkan
Read MoreMu’rab dengan Huruf Hukum asal perubahan akhir kata (I’rab) itu dengan harakat. Oleh karena itu, untuk kata yang mu’rab dengan
Read MoreMu’rab dengan Harakat Secara umum, i’rabnya sama dengan rumus umum, hanya saja ditambahkan keterangan “ظَاهِرَةٌ فِي آخِرِهِ” di akhirnya sebagai
Read MoreRumus I’rab untuk Kata yang Mu’rab Pada bab-bab sebelumnya, kita telah mempelajari bahwa mu’rab adalah kelompok kata yang berubah-ubah keadaan
Read MorePengantar I’rab Kita akan mempelajari tentang i‘rab, yaitu ilmu yang membahas bagaimana menjelaskan kedudukan, keadaan, dan tanda kedudukan suatu kata
Read More