Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits كَانَ dan yang Semisalnya (كَانَ وَأَخَوَاتُهَا)
Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits كَانَ dan yang Semisalnya (كَانَ وَأَخَوَاتُهَا)
وَكَانَ اللّٰهُ عَلِيۡمًا حَكِيۡمًا
Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. (An Nisa: 17)
يَوْمَ يَكُونُ ٱلنَّاسُ كَٱلْفَرَاشِ ٱلْمَبْثُوثِ
Pada hari itu manusia adalah seperti anai-anai yang bertebaran,
(Al Qari’ah: 4)
لَيۡسَ لِـوَقۡعَتِهَا كَاذِبَةٌ
tidak seorangpun dapat berdusta tentang kejadiannya
(Al Waqi’ah: 2)
قُلۡ اَرَءَيۡتُمۡ اِنۡ اَصۡبَحَ مَآؤُكُمۡ غَوۡرًا فَمَنۡ يَّاۡتِيۡكُمۡ بِمَآءٍ مَّعِيۡنٍ
Katakanlah: “Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu
menjadi kering, maka siapakah yang akan mendatangkan
air yang mengalir bagimu?” (Al Mulk: 30)
اِنۡ نَّشَاۡ نُنَزِّلۡ عَلَيۡهِمۡ مِّنَ السَّمَآءِ اٰيَةً فَظَلَّتۡ اَعۡنَاقُهُمۡ لَهَا خٰضِعِيۡنَ
Jika kami kehendaki niscaya Kami menurunkan kepada
mereka mukjizat dari langit, maka senantiasa kuduk-kuduk
mereka tunduk kepadanya. (Asy Syu’araa: 4)
لَا يَزَالُ بُنۡيَانُهُمُ الَّذِىۡ بَنَوۡا رِيۡبَةً فِىۡ قُلُوۡبِهِمۡ اِلَّاۤ اَنۡ تَقَطَّعَ قُلُوۡبُهُمۡؕ وَاللّٰهُ عَلِيۡمٌ حَكِيۡمٌ
Bangunan-bangunan yang mereka dirikan itu senantiasa menjadi
pangkal keraguan dalam hati mereka, kecuali bila hati mereka itu
telah hancur. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.
(At Taubah: 110)
وَلَوۡ شَآءَ رَبُّكَ لَجَـعَلَ النَّاسَ اُمَّةً وَّاحِدَةً وَّلَا يَزَالُوۡنَ مُخۡتَلِفِيۡنَۙ
Jikalau Tuhanmu menghendaki, tentu Dia menjadikan manusia
umat yang satu, tetapi mereka senantiasa berselisih pendapat
(Hud: 118)
إِذَا كَانَ الْمَاءُ قُلَّتَيْنِ لَمْ يَحْمِلْ الْخَبَثَ
Apabila air itu mencapai dua Qulah maka tidak akan
mengandung kotoran (najis). (HR Tirmidzi)
لَيْسَ الغِنَى عَنْ كَثْرَةِ العَرَضِ، وَلَكِنَّ الغِنَى غِنَى النَّفْسِ
Bukanlah kekayaan itu dengan banyaknya harta dunia,
akan tetapi kekayaan yang hakiki itu adalah kaya
akan jiwa. (HR Bukhari & Muslim)
لَيْسَ الْبِرُّ الصَّيَامَ فِي السَّفَرِ
Tidaklah termasuk kebaikan puasa saat perjalanan.
(HR Ahmad)
انْشَقَّ الْقَمَرُ وَنَحْنُ مَعَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَارَ فِرْقَتَيْنِ فَقَالَ لَنَا اشْهَدُوا اشْهَدُوا
Ketika kami bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam, bulan
terbelah menjadi dua. Beliau berkata kepada kami:
“Saksikanlah, saksikanlah!” (HR Bukhari)
لَا تَزَالُ طَائِفَةٌ مِنْ أُمَّتِي ظَاهِرِينَ عَلَى الْحَقِّ لَا يَضُرُّهُمْ مَنْ خَذَلَهُمْ حَتَّى يَأْتِيَ أَمْرُ اللَّهِ وَهُمْ كَذَلِكَ
Senantiasa ada sekelompok ummatku yang dimenangkan atas
kebenaran, tidak akan membahayakannya orang yang memusuhinya
hingga hari Kiamat sedangkan mereka tetap seperti itu. (HR Muslim)
