buku

Buku The Last Law of Attraction Book You’ll Ever Need to Read Andrew Kap, Memahami Dasar-Dasar Hukum Tarik-Menarik (Law of Attraction)

The Last Law of Attraction Book You'll Ever Need to ReadAndrew Kap
The Last Law of Attraction Book You’ll Ever Need to Read
Andrew Kap

Segala sesuatu di alam semesta ini,
sekecil apa pun, terbuat dari energi.
Batu, udara, air, bahkan pikiran
dan emosi Anda semuanya bergetar
dalam frekuensi tertentu. Tidak ada
satu pun hal yang benar-benar
terpisah. Karena semuanya berasal
dari sumber energi yang sama, maka
Anda sesungguhnya terhubung
dengan segala hal yang ada di luar
diri Anda. Inilah fondasi paling
dasar dari Hukum Tarik-Menarik:
apa pun yang Anda pancarkan,
akan mencari hal yang seirama
dengannya.

Bayangkan Anda adalah sebuah
magnet hidup. Setiap pikiran,
keyakinan, dan emosi yang Anda
rasakan adalah sinyal energi yang
dikirim ke alam semesta. Jika Anda
memikirkan cinta, kesuksesan, atau
kebahagiaan dengan perasaan tulus,
Anda sebenarnya sedang
memancarkan frekuensi yang akan
menarik pengalaman serupa. Begitu
juga sebaliknya jika Anda terjebak
dalam ketakutan atau kekhawatiran,
Anda memancarkan energi yang
akan mengundang hal-hal yang
sejalan dengan getaran itu. Alam
semesta tidak menilai mana yang
baik atau buruk; ia hanya
merespons getaran yang Anda
pancarkan.

Andrew Kap menjelaskan konsep ini
dengan sederhana: yang serupa
menarik yang serupa.
Sama
seperti radio yang hanya bisa
menangkap stasiun yang sesuai
dengan frekuensinya, hidup Anda
juga bekerja dengan cara yang sama.
Anda tidak bisa mendengarkan
musik dari frekuensi 101.1 FM jika
Anda menyetel radio di 88.5 FM.
Pikiran Anda adalah tombol
pengatur frekuensi itu Anda yang
menentukan saluran mana yang
akan didengarkan oleh hidup Anda.

Jika ide ini terasa terlalu abstrak,
Kap memberikan perumpamaan
yang mudah dipahami: peluit
anjing.
Ketika seseorang meniup
peluit itu, manusia tidak mendengar
apa-apa, tetapi anjing langsung
bereaksi. Suaranya memang nyata,
hanya saja berada di luar jangkauan
pendengaran manusia. Begitu pula
dengan Hukum Tarik-Menarik.
Anda mungkin tidak bisa melihatnya
bekerja secara langsung, tetapi
efeknya nyata dan terus berlangsung
di balik layar kehidupan Anda.

Menurut buku ini, waktu bukanlah
faktor utama dalam proses menarik
sesuatu. Alam semesta tidak
mengenal masa lalu atau masa
depan yang ada hanyalah “saat ini.”
Semua keinginan Anda, dalam
bentuk energi, sudah ada di luar sana.
Mungkin belum tampak sebagai
rumah impian, mobil mewah, atau
pasangan hidup, tetapi mereka
sudah menunggu untuk
“diterjemahkan” ke dalam bentuk
fisik melalui frekuensi yang Anda
pancarkan.

Karena energi tidak bisa diciptakan
atau dimusnahkan, hanya bisa
berubah bentuk, maka setiap kali
Anda berpikir dan merasa, Anda
sedang “membentuk ulang” energi
di sekitar Anda. Pikiran positif
yang konsisten dan keyakinan yang
kuat bukanlah omong kosong
motivasi melainkan proses
menyetel ulang frekuensi Anda agar
selaras dengan keinginan yang
sudah ada dalam bentuk energi.

Inilah inti dari Hukum
Tarik-Menarik versi Andrew Kap:
Anda bukan sekadar makhluk pasif
yang menunggu takdir. Anda adalah
pemancar aktif yang selalu
mengirim dan menerima energi.
Dan setiap kali Anda menyadari
bahwa Anda bisa memilih apa yang
ingin dipancarkan cinta, rasa syukur,
optimisme, atau keyakinan Anda
sebenarnya sedang memilih
kehidupan seperti apa yang ingin
Anda tarik ke dalam realitas Anda.

Dengan kata lain, Anda adalah
magnet bagi hidup Anda
sendiri.

Dan hanya dengan memahami cara
kerja energi ini, Anda telah
membuka pintu pertama menuju
kemampuan terbesar Anda:
menciptakan kenyataan yang
sesuai dengan getaran hati Anda.

Contoh Penerapan Hukum
Tarik-Menarik

Bayangkan Anda ingin memiliki
pekerjaan baru yang lebih baik.
Jika setiap hari Anda bangun dengan
pikiran seperti, “Aku pasti sulit
dapat kerja, ekonomi lagi susah,
saingannya banyak,”
maka tanpa
sadar Anda sedang memancarkan
frekuensi kekurangan dan
keraguan
. Alam semesta
menangkap getaran itu dan
mengirimkan situasi yang seirama
seperti lamaran yang ditolak atau
kesempatan yang terasa tertutup.

Namun, jika Anda mulai mengubah
pola pikir dan perasaan
, hasilnya
bisa sangat berbeda. Misalnya, setiap
pagi Anda dengan tulus berkata
dalam hati:

“Aku bersyukur karena pekerjaan
yang luar biasa sedang mendatangiku.
Aku pantas mendapatkannya.”

Ketika Anda benar-benar merasakan
rasa syukur dan keyakinan itu,
frekuensi energi Anda berubah.
Anda mulai lebih bersemangat
mencari peluang, berani melamar
posisi baru, dan memancarkan aura
positif saat wawancara. Akibatnya,
situasi di luar diri Anda ikut
menyesuaikan seolah-olah alam
semesta sedang menanggapi energi
baru Anda dengan mengirimkan
pekerjaan yang cocok.

Itulah cara sederhana Hukum
Tarik-Menarik bekerja
dalam kehidupan nyata
:
Anda tidak “memaksa” dunia
berubah, tetapi Anda menyetel
ulang diri Anda sendiri
, dan
dunia pun menyesuaikan
getarannya pada Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *