Untuk Sukses Karier, Sangat Penting untuk Terdengar Profesional
Jika Anda ingin maju dalam karier,
Anda mungkin sedang mencari cara
untuk membuat atasan Anda
terkesan dan mendorong karier
Anda ke depan. Salah satu cara
penting untuk melakukannya adalah
dengan selalu terdengar
profesional.
Langsung ke Intinya
Pertama, ketika Anda berbicara
dengan atasan Anda, langsunglah
ke inti permasalahan.
Orang-orang penting dan sibuk
tidak punya waktu untuk
berputar-putar di sekitar subjek.
Mereka menghargai orang yang bisa
menghormati waktu mereka dengan
berbicara secara ringkas dan jelas.
Gunakan Kata “Anda” untuk
Menarik Perhatian
Kedua, cobalah untuk menjaga
perhatian lawan bicara Anda saat
Anda berbicara. Sebuah trik sederhana
yang bisa Anda gunakan adalah
memulai kalimat dengan kata
“Anda” . Ketika pendengar
mendengar kata “Anda” di awal
kalimat, mereka secara alami akan
lebih memperhatikan apa yang
akan keluar selanjutnya. Kata itu
membuat mereka merasa terlibat
langsung.
Prediksi Reaksi Mereka Saat
Menyampaikan Kabar
Ketiga, ketika Anda sedang
memikirkan bagaimana cara
menyampaikan kabar, terutama kabar
buruk, pikirkanlah apa yang
mungkin akan mereka katakan
dan cobalah untuk memprediksinya
dalam pesan Anda.
Misalnya, jika Anda merasa mereka
akan senang mendengar kabar itu,
sampaikanlah kabar tersebut dengan
senyuman. Jika kabar itu buruk,
sampaikan dengan helaan napas
yang ramah dan penuh pengertian,
bukan dengan wajah datar tanpa
ekspresi. Menyesuaikan penyampaian
Anda dengan emosi yang Anda prediksi
akan mereka rasakan adalah bentuk
empati yang profesional.
Ceritakan Pekerjaan Anda dari
Sisi Manfaatnya
Keempat, pikirkan tentang apa yang
mungkin menarik bagi
pendengar. Ketika Anda bertemu
dengan calon klien, jangan hanya
memberi tahu mereka jabatan Anda
dan apa yang Anda lakukan.
Contohnya:
Jika Anda seorang akuntan,
jangan hanya berkata, “Saya
seorang akuntan.” Katakanlah,
“Saya membantu orang
mengatur keuangan
mereka dan menemukan
cara-cara baru bagi
mereka untuk menghemat
uang.”Jika Anda seorang penata
rambut, bicaralah tentang
bagaimana pekerjaan Anda
memungkinkan Anda untuk
menemukan potongan
rambut yang sempurna
yang sesuai dengan wajah
dan kepribadian klien.
Dengan cara ini, Anda tidak hanya
menyebutkan label pekerjaan, tetapi
langsung menunjukkan nilai dan
manfaat yang Anda berikan kepada
orang lain.
Hal-Hal yang Harus Dihindari
agar Tetap Profesional
Berusaha untuk terdengar profesional
juga memiliki jebakannya sendiri.
Berikut adalah beberapa hal yang
harus Anda hindari.
Pertama, jika Anda mengetahui
bahwa Anda dan orang lain memiliki
kesamaan, jangan langsung
bereaksi berlebihan dengan
berkata, “Oh, wow! Sama! Aku juga!”
Hal yang profesional untuk dilakukan
adalah tetap tenang dan biarkan
kebenaran tentang kesamaan itu
terungkap secara alami seiring
percakapan berjalan. Ketenangan
Anda pasti akan membuat orang lain
terkesan.
Kedua, Anda tidak boleh,
sekali pun, menggunakan klise
atau kata-kata usang. Ini membuat
Anda terdengar tidak orisinal dan
tidak dipersiapkan.
Ketiga, jangan bertanya kepada
orang lain, “Apa pekerjaanmu?”
Tanyakan sesuatu seperti,
“Bagaimana kamu menghabiskan
sebagian besar waktumu?”
Sebagian orang tidak suka
membicarakan pekerjaan mereka,
tetapi mereka akan senang
berbicara tentang hal yang
benar-benar mereka minati.
Terakhir, ingatlah selalu bahwa para
profesional sejati tidak menggoda
dengan cara yang merendahkan,
mempermalukan, atau membuat
lelucon tentang orang lain.
Manfaatkan Setiap Pesta dengan
Membuat Kesan Pertama yang
Baik dan Mengambil Inisiatif
Banyak orang pergi ke pesta hanya
untuk bersenang-senang. Tidak
ada yang salah dengan itu. Namun,
Anda juga bisa mencoba untuk
mendapatkan lebih banyak lagi
dari setiap acara yang Anda datangi.
Berikut adalah beberapa tips tentang
cara bertemu dan membuat
orang-orang penting di sana
terkesan.
Buatlah Entrance yang Berkesan
Sekali lagi ingatlah bahwa kesan
pertama adalah satu-satunya
kesan yang berarti. Anda mungkin
pernah mendengar bahwa bintang
pop memiliki “stage presence”
atau karisma panggung yang luar
biasa. Anda juga bisa memiliki daya
tarik yang sama dan mendapatkan
perhatian semua orang dengan
mempersiapkan diri dan mengetahui
cara berjalan memasuki sebuah
ruangan.
Membuat entrance yang berdampak
sebenarnya mudah dilakukan.
Berhentilah sejenak di depan
pintu, dan lihatlah sekeliling
ruangan sebelum Anda benar-benar
masuk. Setelah Anda melihat sekeliling
dan memutuskan bahwa tempat itu
terlihat menyenangkan, Anda bisa
tersenyum dan masuk ke dalam.
Orang-orang yang hadir di sana pasti
akan terkesan dengan jenis
entrance dramatis yang tenang
ini. Anda baru saja memancarkan
kepercayaan diri tanpa perlu
mengucapkan sepatah kata pun.
Ambil Inisiatif dan Dekati Orang
Paling Menarik
Begitu Anda sudah berada di dalam,
ambillah inisiatif. Jangan berdiri
di sudut menunggu orang lain
mendekati Anda. Langsunglah
berjalan menuju orang yang
paling menarik di ruangan itu.
Jika Anda hanya berdiri dan
menunggu orang datang kepada
Anda, Anda mungkin akan menjadi
“hiasan dinding” sepanjang
malam dan kehilangan
kesempatan untuk bertemu
dengan orang-orang yang bisa
membuat sesuatu terjadi.
Perhatikan Posisi Tangan Anda
Ketika Anda sudah mendapatkan
perhatian penuh seseorang, inilah
saatnya untuk menerapkan semua
yang telah Anda pelajari sejauh ini.
Berikut adalah satu tip tambahan:
sadari apa yang Anda lakukan
dengan tangan Anda.
Jangan pernah menunjukkan
buku-buku jari atau punggung
tangan Anda, karena ini bisa
dianggap sebagai isyarat yang
mengancam. Sebaliknya, berdirilah
dengan lengan terbuka dan
telapak tangan menghadap
ke luar. Ini adalah postur universal
yang memancarkan keterbukaan,
kepercayaan, dan niat baik.
Catat dalam Pikiran dan Gunakan
di Pertemuan Berikutnya
Ingatlah untuk mendengarkan dan
membuat catatan mental tentang
apa yang dikatakan orang lain. Ini bisa
mencakup informasi pribadi
apa pun yang mereka bagikan
atau apa pun yang mereka anggap
penting.
Mengapa ini penting? Karena jika Anda
menyinggung salah satu dari
hal-hal ini pada pertemuan Anda
berikutnya, Anda pasti akan
membuat kesan yang sangat baik.
Ini menunjukkan bahwa Anda
benar-benar mendengarkan, peduli,
dan mengingat detail-detail kecil
tentang hidup mereka. Tidak ada yang
lebih menyanjung daripada diingat.
kalau masih kurang paham ini
versi yang sederhana:
