Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits Jumlah Fi’iliyyah dalam Bentuk Pasif
Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits Jumlah Fi’iliyyah dalam Bentuk Pasif
إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ ٱلَّذِينَ إِذَا ذُكِرَ ٱللَّهُ وَجِلَتْ قُلُوبُهُمْ وَإِذَا تُلِيَتْ عَلَيْهِمْ ءَايَٰتُهُۥ
زَادَتْهُمْ إِيمَٰنًا وَعَلَىٰ رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang beriman ialah
mereka yang bila disebut nama Allah gemetarlah hati
mereka, dan apabila dibacakan ayat-ayat-Nya
bertambahlah iman mereka (karenanya), dan hanya
kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. (Al Anfal: 2)
غُلِبَتِ ٱلرُّومُ
Telah dikalahkan bangsa Rumawi (Ar Ruum: 2)
اَوَلَمۡ يَرَوۡا اَنَّا جَعَلۡنَا حَرَمًا اٰمِنًا وَّيُتَخَطَّفُ النَّاسُ مِنۡ حَوۡلِهِمۡ ؕ اَفَبِالۡبَاطِلِ يُؤۡمِنُوۡنَ وَبِنِعۡمَةِ اللّٰهِ يَكۡفُرُوۡنَ
Dan apakah mereka tidak memperhatikan, bahwa sesungguhnya
Kami telah menjadikan (negeri mereka) tanah suci yang aman,
sedang manusia sekitarnya rampok-merampok (Al Ankabut: 67)
قُتِلَ اَصۡحٰبُ الۡاُخۡدُوۡدِۙ
Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit
(Al Buruj: 4)
وَّفُتِحَتِ السَّمَآءُ فَكَانَتۡ اَبۡوَابًا
وَّ سُيِّرَتِ الۡجِبَالُ فَكَانَتۡ سَرَابًا
dan dibukalah langit, maka terdapatlah beberapa pintu,
dan dijalankanlah gunung-gunung maka menjadi fatamorganalah ia.
(An Naba : 19-20)
يُعۡرَفُ الۡمُجۡرِمُوۡنَ بِسِيۡمٰهُمۡ فَيُؤۡخَذُ بِالنَّوَاصِىۡ وَ الۡاَقۡدَامِۚ
Orang-orang yang berdosa dikenal dengan tanda-tandannya,
lalu dipegang ubun-ubun dan kaki mereka. (Ar Rahman: 41)
قُتِلَ الۡخَـرّٰصُوۡنَۙ
Terkutuklah orang-orang yang banyak berdusta,
(Adz Zaariyat: 10)
وَبُرِّزَتِ الۡجَحِيۡمُ لِمَنۡ يَّرٰى
dan diperlihatkan neraka dengan jelas kepada setiap orang yang
melihat (An Nazi’at: 36)
وَيَوۡمَ يُحۡشَرُ اَعۡدَآءُ اللّٰهِ اِلَى النَّارِ فَهُمۡ يُوۡزَعُوۡنَ
Dan (ingatlah) hari (ketika) musuh-musuh Allah di giring ke dalam
neraka, lalu mereka dikumpulkan semuanya. (Fushilat: 19)
حُرِّمَتۡ عَلَيۡكُمُ الۡمَيۡتَةُ وَالدَّمُ وَلَحۡمُ الۡخِنۡزِيۡرِ
Diharamkan bagimu (memakan) bangkai, darah, daging babi
(Al Maidah : 3)
إِذَا دَخَلَ شَهْرُ رَمَضَانَ فُتِحَتْ أَبْوَابُ الجَنَّةُ، وغُلِّقَتْ أَبْوَابُ جَهَنَّمَ، وَسُلْسِلَتِ الشَّيَاطِينُ
Apabila telah masuk bulan Ramadhan, maka pintu-pintu surga
dibuka, pintu-pintu neraka ditutup dan syaithan dibelenggu.
(HR Bukhari)
رُفِعَتِ الْأَقْلَامُ وَجَفَّتِ الصُّحُفُ
Pena-pena telah diangkat dan lembaran-lembaran (taqdir)
telah kering (HR Tirmidzi)
يُغْفَرُ لِلشَّهِيدِ كُلُّ ذَنْبٍ إِلَّا الدَّيْنَ
Orang yang syahid diampuni seluruh dosanya kecuali
hutang (HR Muslim)
