embun hijrahku

Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits Keterangan Waktu dan Tempat (Dzharaf Zaman dan Dzharaf Makan)

Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits Keterangan

Waktu dan Tempat (Dzharaf Zaman dan Dzharaf Makan)

 

اَلۡيَوۡمَ يَٮِٕسَ الَّذِيۡنَ كَفَرُوۡا مِنۡ دِيۡـنِكُمۡ فَلَا تَخۡشَوۡهُمۡ وَاخۡشَوۡنِ‌ ؕ اَ لۡيَوۡمَ اَكۡمَلۡتُ لَـكُمۡ

دِيۡنَكُمۡ وَاَ تۡمَمۡتُ عَلَيۡكُمۡ نِعۡمَتِىۡ وَرَضِيۡتُ لَـكُمُ الۡاِسۡلَامَ دِيۡنًا‌ ؕ
Pada hari ini orang-orang kafir telah putus asa untuk

(mengalahkan) agamamu, sebab itu janganlah kamu

takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Pada

hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu,

dan telah Ku-cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan

telah Ku-ridhai Islam itu jadi agama bagimu.

(Al Maidah : 3)

 

قَالَ رَبِّ اِنِّىۡ دَعَوۡتُ قَوۡمِىۡ لَيۡلًا وَّنَهَارًا
Nuh berkata: “Ya Tuhanku sesungguhnya aku telah

menyeru kaumku malam dan siang (Nuh: 5)

 

وَلَا تَقُوۡلَنَّ لِشَاىۡءٍ اِنِّىۡ فَاعِلٌ ذٰ لِكَ غَدًا
Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan tentang sesuatu:

“Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi,

(Al Kahfi : 23)

 

وَاذۡكُرِ اسۡمَ رَبِّكَ بُكۡرَةً وَّاَصِيۡلًا
Dan sebutlah nama Tuhanmu pada (waktu) pagi dan petang

(Al Insan: 25)

قُلۡ اِنۡ اَدۡرِىۡۤ اَقَرِيۡبٌ مَّا تُوۡعَدُوۡنَ اَمۡ يَجۡعَلُ لَهٗ رَبِّىۡۤ اَمَدًا‏
Katakanlah: “Aku tidak mengetahui, apakah azab yang

diancamkan kepadamu itu dekat ataukah Tuhanku menjadikan

bagi (kedatangan) azab itu masa yang panjang?” (Al Jinn: 25)

 

يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا شَهَادَةُ بَيۡنِكُمۡ اِذَا حَضَرَ اَحَدَكُمُ الۡمَوۡتُ حِيۡنَ الۡوَصِيَّةِ اثۡـنٰنِ

ذَوَا عَدۡلٍ مِّنۡكُمۡ اَوۡ اٰخَرَانِ مِنۡ غَيۡـرِكُمۡ اِنۡ اَنۡـتُمۡ ضَرَبۡتُمۡ فِى الۡاَرۡضِ فَاَصَابَتۡكُمۡ

مُّصِيۡبَةُ الۡمَوۡتِ‌

Hai orang-orang yang beriman, apabila salah seorang kamu

menghadapi kematian, sedang dia akan berwasiat, maka

hendaklah (wasiat itu) disaksikan oleh dua orang yang adil

di antara kamu, atau dua orang yang berlainan agama dengan

kamu, jika kamu dalam perjalanan dimuka bumi lalu kamu

ditimpa bahaya kematian. (Al Maidah: 106)

 

فَجَعَلۡنٰهَا نَكٰلاً لِّمَا بَيۡنَ يَدَيۡهَا وَمَا خَلۡفَهَا وَمَوۡعِظَةً لِّلۡمُتَّقِيۡنَ‏

Maka Kami jadikan yang demikian itu peringatan bagi

orang-orang dimasa itu, dan bagi mereka yang datang

kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang

yang bertakwa. (Al Baqarah: 66)

 

وَاَمَّا مَنۡ اُوۡتِىَ كِتٰبَهٗ وَرَآءَ ظَهۡرِهٖۙ
Adapun orang-orang yang diberikan kitabnya dari

belakang. (Al Insyiqaq: 10)

 

ثُمَّ صُبُّوۡا فَوۡقَ رَاۡسِهٖ مِنۡ عَذَابِ الۡحَمِيۡمِؕ
Kemudian tuangkanlah di atas kepalanya siksaan (dari)

air yang amat panas. (Ad Dukhan: 48)

ضَرَبَ اللّٰهُ مَثَلًا لِّـلَّذِيۡنَ كَفَرُوا امۡرَاَتَ نُوۡحٍ وَّ امۡرَاَتَ لُوۡطٍ‌ ؕ كَانَـتَا تَحۡتَ عَبۡدَيۡنِ مِنۡ

عِبَادِنَا صَالِحَـيۡنِ
Allah membuat isteri Nuh dan isteri Luth sebagai perumpamaan

bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan

dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami.

(At Tahrim: 10)

 

ذِىۡ قُوَّةٍ عِنۡدَ ذِى الۡعَرۡشِ مَكِيۡنٍ
yang mempunyai kekuatan, yang mempunyai kedudukan tinggi

di sisi Allah yang mempunyai ‘Arsy. (At Takwir: 20)

 

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوا اسۡتَعِيۡنُوۡا بِالصَّبۡرِ وَالصَّلٰوةِ ؕ اِنَّ اللّٰهَ مَعَ الصّٰبِرِيۡنَ
Hai orang-orang yang beriman, jadikanlah sabar dan shalat

sebagai penolongmu, sesungguhnya Allah beserta orang-orang

yang sabar. (Al Baqarah: 153)

 

وَاِذَا رَاَيۡتَ ثَمَّ رَاَيۡتَ نَعِيۡمًا وَّمُلۡكًا كَبِيۡرًا
Dan apabila kamu melihat di sana (surga), niscaya kamu akan

melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.

(Al Insan: 20)

 

وَاِذَا صُرِفَتۡ اَبۡصَارُهُمۡ تِلۡقَآءَ اَصۡحٰبِ النَّارِۙ قَالُوۡا رَبَّنَا لَا تَجۡعَلۡنَا مَعَ الۡقَوۡمِ الظّٰلِمِيۡنَ
Dan apabila pandangan mereka dialihkan ke arah penghuni neraka,

mereka berkata: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau tempatkan

kami bersama-sama orang-orang yang zalim itu”. (Al A’raf: 47)

 

الصَّوْمُ يَوْمَ تَصُومُونَ وَالْفِطْرُ يَوْمَ تُفْطِرُونَ وَالْأَضْحَى يَوْمَ تُضَحُّونَ
Berpuasa itu pada hari orang-orang berpuasa dan berbuka itu

pada hari orang berbuka dan hari idul adha pada hari orang

merayakan idul adha. (HR Tirmidzi)

 

اقْرَءُوا الْقُرْآنَ فَإِنَّهُ يَأْتِي يَوْمَ الْقِيَامَةِ شَفِيعًا لِأَصْحَابِهِ
Bacalah Al Qur’an, karena ia akan datang memberi syafa’at

kepada para pembacanya pada hari kiamat nanti (HR Muslim)

 

لَوْلَا أَنْ أَشُقَّ عَلَى أُمَّتِي أَوْ عَلَى النَّاسِ لَأَمَرْتُهُمْ بِالسَّوَاكِ مَعَ كُلَّ صَلَاةٍ
Sekiranya tidak memberatkan ummatku atau manusia, niscaya

aku akan perintahkan kepada mereka untuk bersiwak

(menggosok gigi) pada setiap kali hendak shalat

(HR Bukhari & Muslim)

 

أَنَا عِنْدَ ظَنِّ عَبْدِي بِي
Aku bersama persangkaan hamba-Ku (HR Muslim)

 

لَا يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثِ لَيَالٍ يَلْتَقِيَانِ فَيُعْرِضُ هَذَا وَيُعْرِضُ هَذَا

وَخَيْرُهُمَا الَّذِي يَبْدَأُ بِالسَّلَامِ
Tidak halal bagi seorang muslim tidak bersapaan dengan

saudaranya (sesama muslim) lebih dari tiga malam.

Keduanya saling bertemu, tetapi mereka saling tak acuh

satu sama lain. Yang paling baik di antara keduanya ialah

yang lebih dahulu memberi salam (HR Muslim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *