Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits Keterangan Penguat (Mashdar / Maful Muthlaq)
Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits Keterangan Penguat
(Mashdar / Maful Muthlaq)
وَمَنۡ يَّتَّخِذِ الشَّيۡطٰنَ وَلِيًّا مِّنۡ دُوۡنِ اللّٰهِ فَقَدۡ خَسِرَ خُسۡرَانًا مُّبِيۡنًا
Barangsiapa yang menjadikan syaitan menjadi pelindung selain Allah,
maka sesungguhnya ia menderita kerugian yang nyata. (An Nisa : 119)
عَيۡنًا يَّشۡرَبُ بِهَا عِبَادُ اللّٰهِ يُفَجِّرُوۡنَهَا تَفۡجِيۡرًا
(yaitu) mata air (dalam surga) yang daripadanya hamba-hamba Allah
minum, yang mereka dapat mengalirkannya dengan sebaik-baiknya.
(Al Insan: 6)
وَدَانِيَةً عَلَيۡهِمۡ ظِلٰلُهَا وَذُلِّلَتۡ قُطُوۡفُهَا تَذۡلِيۡلًا
Dan naungan (pohon-pohon surga itu) dekat di atas mereka dan
buahnya dimudahkan memetiknya semudah-mudahnya. (Al Insan: 14)
يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا صَلُّوۡا عَلَيۡهِ وَسَلِّمُوۡا تَسۡلِيۡمًا
Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi
dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya. (Al Ahzab : 56)
مَّلۡـعُوۡنِيۡنَ ۛۚ اَيۡنَمَا ثُقِفُوۡۤا اُخِذُوۡا وَقُتِّلُوۡا تَقۡتِيۡلًا
dalam keadaan terlaknat. Di mana saja mereka dijumpai, mereka
ditangkap dan dibunuh dengan sehebat-hebatnya. (Al Ahzab: 61)
وَمَكَرُوۡا مَكۡرًا كُبَّارًا
dan melakukan tipu-daya yang amat besar. (Nuh: 22)
فَشٰرِبُوۡنَ شُرۡبَ الۡهِيۡمِؕ
Maka kamu minum seperti unta yang sangat haus minum. (Al Waqiah: 55)
وَقَرۡنَ فِىۡ بُيُوۡتِكُنَّ وَلَا تَبَـرَّجۡنَ تَبَرُّجَ الۡجَاهِلِيَّةِ الۡاُوۡلٰى وَاَقِمۡنَ الصَّلٰوةَ وَاٰتِيۡنَ الزَّكٰوةَ
وَاَطِعۡنَ اللّٰهَ وَرَسُوۡلَهٗ ؕ اِنَّمَا يُرِيۡدُ اللّٰهُ لِيُذۡهِبَ عَنۡكُمُ الرِّجۡسَ اَهۡلَ الۡبَيۡتِ وَيُطَهِّرَكُمۡ تَطۡهِيۡرًا
dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu berhias
dan bertingkah laku seperti orang-orang Jahiliyah yang dahulu dan
dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat dan taatilah Allah dan Rasul-Nya.
Sesungguhnya Allah bermaksud hendak menghilangkan dosa dari
kamu, hai ahlul bait dan membersihkan kamu sebersih-bersihnya.
(Al Ahzab: 33)
إِذَا قُمْتَ فِي صَلَاتِكَ فَصَلِّ صَلَاةَ مُوَدَعٍ
Apabila kalian mendirikan shalat maka shalatlah seperti orang yang
hendak meninggallkan (dunia) (HR. Ahmad)
عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ
شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ
Perkara orang mu’min mengagumkan, sesungguhnya semua perihalnya
baik dan itu tidak dimiliki seorang pun selain orang mu`min, bila
tertimpa kesenangan, ia bersyukur dan syukur itu baik baginya dan
bila tertimpa musibah, ia bersabar dan sabar itu baik baginya.
(HR Muslim)
