Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits Keterangan Pengganti (Badal)
Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits Keterangan Pengganti (Badal)
قُلْ اَعُوْذُ بِرَبِّ النَّاسِ
مَلِكِ النَّاسِۙ
اِلٰهِ النَّاسِۙ
Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan (yang memelihara
dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia.
(An Naas: 1-3)
وَاجۡعَلْ لِّىۡ وَزِيۡرًا مِّنۡ اَهۡلِىْ
هٰرُوۡنَ اَخِى
dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku,
(yaitu) Harun, saudaraku, (Thaha: 29-30)
وَقَالَ الرَّسُوۡلُ يٰرَبِّ اِنَّ قَوۡمِى اتَّخَذُوۡا هٰذَا الۡقُرۡاٰنَ مَهۡجُوۡرًا
Berkatalah Rasul: “Ya Tuhanku, sesungguhnya kaumku
menjadikan Al Quran itu sesuatu yang tidak diacuhkan”
(Al Furqan : 30)
قُمِ الَّيۡلَ اِلَّا قَلِيۡلًا
نِّصۡفَهٗۤ اَوِ انْقُصۡ مِنۡهُ قَلِيۡلًا
bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali
sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah
dari seperdua itu sedikit. (Al Muzzammil: 2-3)
وَاَنَّهٗ خَلَقَ الزَّوۡجَيۡنِ الذَّكَرَ وَالۡاُنۡثٰىۙ
dan bahwasanya Dialah yang menciptakan
berpasang-pasangan pria dan wanita.
(An Najm: 45)
وَقَدۡ كَفَرُوۡا بِمَا جَآءَكُمۡ مِّنَ الۡحَـقِّ ۚ يُخۡرِجُوۡنَ الرَّسُوۡلَ وَاِيَّاكُمۡ اَنۡ تُؤۡمِنُوۡا بِاللّٰهِ
رَبِّكُمۡ ؕ اِنۡ كُنۡـتُمۡ خَرَجۡتُمۡ جِهَادًا فِىۡ سَبِيۡلِىۡ وَ ابۡتِغَآءَ مَرۡضَاتِىۡ
padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran
yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir)
kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu
benar-benar keluar untuk berjihad di jalan-Ku dan mencari
keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian).
(Al Mumtahanah: 1)
وَمَنۡ يَّفۡعَلۡ ذٰ لِكَ يَلۡقَ اَثَامًا
يُضٰعَفۡ لَهُ الۡعَذَابُ يَوۡمَ الۡقِيٰمَةِ وَيَخۡلُدۡ فِيۡهٖ مُهَانًا
barang siapa yang melakukan yang demikian itu, niscaya
dia mendapat (pembalasan) dosa(nya), (yakni) akan dilipat
gandakan azab untuknya pada hari kiamat dan dia akan
kekal dalam azab itu, dalam keadaan terhina
(Al Furqan 68-69)
عَيْنَانِ لَا تَمَسُّهُمَا النَّارُ عَيْنٌ بَكَتْ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ وَعَيْنُ بَاتَتْ تَحْرُسُ فِي سَبِيلِ اللّهِ
Dua mata yang tidak akan disentuh oleh api neraka; mata
yang menangis karena takut kepada Allah dan mata yang
bergadang untuk berjaga di jalan Allah (HR Tirmidzi)
نِعْمَتَانِ مَغْبُونٌ فِيهِمَا كَثِيرٌ مِنْ النَّاسِ الصَّحَةُ وَالْفَرَاغُ
Dua kenikmatan yang sering dilupakan oleh kebanyakan
manusia adalah kesehatan dan waktu luang (HR Bukhari)
كُلُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ حَرَامٌ دَمُهُ وَمَالُهُ وَعِرْضُهُ
Muslim yang satu dengan yang lainnya haram darahnya.
hartanya, dan kehormatannya (HR Muslim)
ثَلَاثَةٌ لَا تُرَدُّ دَعْوَتُهُمْ الْإِمَامُ الْعَادِلُ وَالصَّابِمُ حِينَ يُفْطِرُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
Tiga orang yang doanya tidak tertolak; imam adil, orang
puasa saat berbuka dan doa orang yang terzalimi (HR Tirmidzi)
عَنْ أَمِيرِ الْمُؤْمِنِينَ أَبِي حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ تَعَالَى عَنْهُ قَالَ: سَمِعْتُ
رَسُولَ اللهِ يَقُوْلُ : (إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى)
Dari Amiril Mukminin, Abu Hafs, Umar bin Al Khothob,
radliallahu anhu, beliau berkata: Aku mendengar Nabi
shallallahu alaihi wa sallam bersabda: Sesungguhnya
amal itu hanya dinilai berdasarkan niatnya, dan
sesungguhnya pahala yang diperoleh seseorang sesuai
dengan niatnya (HR Bukhari & Muslim)
