embun hijrahku

Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits Kalimat Panggilan (Munada)

Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits Kalimat Panggilan (Munada)

وَقُلۡنَا يٰٓـاٰدَمُ اسۡكُنۡ اَنۡتَ وَزَوۡجُكَ الۡجَـنَّةَ
Dan Kami berfirman, “Wahai Adam! Tinggallah engkau dan

istrimu di dalam surga,
(Al Baqarah: 35)

 

يٰمَرۡيَمُ اقۡنُتِىۡ لِرَبِّكِ وَاسۡجُدِىۡ وَارۡكَعِىۡ مَعَ الرّٰكِعِيۡنَ
Wahai Maryam! Taatilah Tuhanmu, sujud dan rukuklah bersama

orang-orang yang rukuk.”
(Ali Imran : 43)

 

قُلۡنَا يٰنَارُ كُوۡنِىۡ بَرۡدًا وَّسَلٰمًا عَلٰٓى اِبۡرٰهِيۡمَۙ‏
Kami (Allah) berfirman, “Wahai api! Jadilah kamu dingin, dan

penyelamat bagi Ibrahim!” (Al Anbiya: 69)

 

يٰۤـاَهۡلَ الۡكِتٰبِ لِمَ تَكۡفُرُوۡنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَاَنۡـتُمۡ تَشۡهَدُوۡنَ
Wahai Ahli Kitab! Mengapa kamu mengingkari ayat-ayat Allah,

padahal kamu mengetahui (kebenarannya)?
(Ali Imran: 70)

 

يٰمَعۡشَرَ الۡجِنِّ وَالۡاِنۡسِ اَلَمۡ يَاۡتِكُمۡ رُسُلٌ مِّنۡكُمۡ
Hai golongan jin dan manusia, apakah belum datang kepadamu

rasul-rasul dari golongan kamu sendiri (Al An’am: 130)

 

يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ، مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ البَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجُ

Wahai sekalian pemuda, barangsiapa di antara kalian yang sudah

mampu untuk menikah, maka segeralah menikah (HR Bukhari)

 

كَانَ لِأَبِي طَلْحَةَ ابْنُ يُقَالُ لَهُ أَبُو عُمَيْرٍ وَكَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُضَاحِكُهُ
قَالَ فَرَآهُ حَزِينًا فَقَالَ يَا أَبَا عُمَيْرٍ مَا فَعَلَ التَّغَيْرُ
“Abu Thalhah dahulu memiliki seorang anak laki-laki yang dikenal

dengan kunyah Abu Umair. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam

biasanya suka mengajaknya tertawa (bercanda). Suatu ketika, beliau

melihatnya sedih. Beliau pun bertanya, “Wahai Abu ‘Umair ada

apa dengan si Nughair?” (HR. Ahmad)

 

يَا أُمَّ الْمُؤْمِنِينَ مَا كَانَ أَكْثَرُ دُعَاءِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا كَانَ عِنْدَكِ

قَالَتْ كَانَ أَكْثَرُ دُعَائِهِ يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
wahai Ummul mukminin, apakah doa Rasulullah shallallahu wa’alaihi

wa sallam yang paling sering, apabila ada padamu? Ia berkata; doa

beliau yang paling sering adalah: “Wahai Dzat yang membolak-balikkan

hati, tetapkanlah hatiku di atas agamaMu” (HR Tirmidzi)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *