embun hijrahku

TANBIH (PERHATIAN) Laa Nafiyah untuk menafikan fi’il

TANBIH (PERHATIAN)

Laa Nafiyah untuk menafikan fi’il

Selain menafikan isim, laa nafiyah juga bisa menafikan fi’il.

Ketika laa nafiyah digunakan untuk fi’il, maka kaidah yang

berlaku adalah:

1. Laa nafiyah tidak mengubah i’rab fi’il

Artinya, laa nafiyah tidak menjadikan fi’il nya menjadi manshub

atau majzum. Ia tetap dalam keadaan asal (marfu’).

Contohnya

لاَ يَقُوْمُ زَيْدٌ

Zaid tidak berdiri

 

2. Laa nafiyah hanya bisa menafikan fi’il mudhari

Laa nafiyah merupakan huruf nafiy yang khusus untuk fi’il mudhari.

Contohnya:

لا يَرْجِعُ زَيْدٌ

Zaid tidak pulang

Laa nafiyah tidak bisa digunakan untuk menafikan fi’il madhis.

Maka kita tidak boleh membuat kalimat:

لاَ قَامَ زَيْدٌ

Kita bisa menggunakan maa nafiyah (مَا) untuk menafikan fi’il madhi.

Contohnya:

مَا قَامَ زَيْدٌ

(Zaid tidak berdiri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *