buku

Pelajaran Keempat: Cara Memberi Poin kepada Lawan Jenis

Pelajaran keempat ini membahas salah
satu sumber kesalahpahaman terbesar
antara pria dan wanita dalam
hubungan. John Gray menyebutnya
sebagai sistem pemberian poin.
Masalahnya adalah: pria dan wanita
memiliki cara yang sangat berbeda
 dalam menghitung poin atau nilai
dari sebuah tindakan kasih sayang.

Memahami perbedaan ini sangat
penting agar tidak ada pihak yang
merasa usahanya sia-sia atau
tidak dihargai.

Cara Wanita Menghitung Poin:
Semua Tindakan Kasih Sayang
Bernilai Sama

Bagi seorang wanita, setiap
tindakan kasih sayang yang
diterimanya memiliki nilai yang
sama besarnya
. Tidak peduli
apakah tindakan itu besar atau kecil,
mahal atau murah, rumit atau
sederhana. Semuanya hanya
bernilai satu poin.

Poin-poin ini bukan tentang uang atau
ukuran fisik dari pemberian itu. Poin
ini adalah tentang perhatian dan
rasa dicintai
 yang dirasakan oleh
wanita.

Contoh tindakan yang semuanya
bernilai SATU poin bagi wanita:

  • Pasangan membelikannya
    sebuah mobil baru yang mahal.

  • Pasangan memeluknya dengan
    erat saat ia pulang kerja.

  • Pasangan mencium keningnya
    sebelum tidur.

  • Pasangan memujinya,
    “Kamu cantik sekali hari ini.”

  • Pasangan mencuci piring
    tanpa diminta.

Lihatlah daftar itu. Di mata wanita,
mobil mewah dan pujian sederhana
memiliki nilai yang persis sama:
satu poin
. Keduanya sama-sama
membuatnya merasa dicintai dan
diperhatikan. Wanita tidak
memberikan “poin bonus” hanya
karena harga barangnya lebih
mahal atau usahanya lebih besar.

Cara Pria Menghitung Poin:
Semakin Besar Usaha,
Semakin Banyak Poin

Di sisi lain, pria memiliki sistem
perhitungan poin yang sangat
berbeda
. Dalam pikiran pria,
semakin besar usaha atau
pengorbanan yang ia lakukan,
semakin banyak poin yang
seharusnya ia dapatkan
.
Ini adalah logika yang masuk akal
baginya.

Pria berpikir seperti sedang mengejar
target atau menyelesaikan proyek.
Proyek besar menghasilkan nilai
besar. Proyek kecil menghasilkan
nilai kecil.

Contoh dari catatan yang
diberikan:

Bayangkan seorang suami bernama
Danny. Awalnya, penghasilannya
adalah lima puluh juta
rupiah per tahun. Kemudian ia bekerja
sangat keras, lembur setiap hari,
mengambil tanggung jawab lebih
besar, dan akhirnya berhasil
menaikkan penghasilannya menjadi
seratus juta rupiah per tahun.
Semua ini ia lakukan untuk
menafkahi keluarganya.

Dalam pikirannya sendiri, Danny
menghitung: “Saya sudah
meningkatkan penghasilan dua kali
lipat demi keluarga. Usaha saya
luar biasa besar. Ini pasti bernilai
banyak poin.”
 Mungkin dalam
benaknya, ia memberi dirinya
sendiri lima puluh poin atas
pencapaian ini.

Tetapi, apa yang terjadi di mata
istrinya? Istrinya hanya melihat
itu sebagai satu poin. Satu poin
untuk tindakan “bekerja keras
menafkahi keluarga”.

Contoh lainnya:
Danny membelikan istrinya sebuah
mobil mahal sebagai hadiah ulang
tahun pernikahan. Ia menghabiskan
banyak uang dan waktu untuk
memilih mobil yang tepat. Dalam
pikirannya, hadiah sebesar dan
semahal ini pasti bernilai seratus
poin
 atau lebih.

Tetapi di mata istrinya, hadiah mobil
mahal itu tetaplah satu poin. Satu
poin untuk tindakan “memberikan
hadiah”.

Di sinilah pria seringkali menjadi
sangat bingung dan frustrasi.
Ia merasa sudah memberikan
sesuatu yang besar dan berharga,
tetapi istrinya tetap terlihat kurang
puas atau kurang bahagia. Pria itu
berpikir, “Apa lagi yang dia mau?
Aku sudah memberi mobil!”

Pelajaran Penting untuk Pria:
Hal-Hal Kecil Justru
Mengumpulkan Banyak Poin

Dari perbedaan sistem poin ini, ada
satu pelajaran yang sangat berharga,
terutama bagi para pria.

Jika Anda ingin membuat pasangan
wanita Anda merasa sangat dicintai
dan puas, jangan hanya fokus
pada satu atau dua tindakan
besar yang jarang terjadi
. Mobil
mewah atau kenaikan gaji memang
baik, tetapi masing-masing hanya
menghasilkan satu poin.

Sebaliknya, fokuslah pada
tindakan-tindakan kecil yang
dilakukan secara rutin dan
konsisten
. Tindakan-tindakan
kecil ini akan mengumpulkan poin
dengan sangat cepat karena setiap
tindakan kecil bernilai satu
poin
.

Contoh tindakan kecil yang
mengumpulkan banyak poin:

  • Pagi hari: satu ciuman di pipi
    (satu poin).

  • Sebelum berangkat kerja: satu
    pelukan hangat (satu poin).

  • Siang hari: kirim pesan singkat,
    “Aku kangen kamu” (satu poin).

  • Sore hari: tanyakan, “Hari ini
    gimana kerjanya?” dan
    dengarkan jawabannya
    (satu poin).

  • Malam hari: puji masakannya,
    “Enak sekali makan malam ini”
    (satu poin).

Dalam satu hari saja, Anda sudah bisa
mengumpulkan lima poin hanya
dengan tindakan-tindakan sederhana
yang tidak membutuhkan uang
sepeser pun. Dalam seminggu,
itu sudah tiga puluh lima poin.
Jumlah ini jauh lebih banyak daripada
satu poin yang Anda dapatkan dari
membeli mobil setahun sekali.

Pesan dari John Gray jelas:
Memberikan dua ciuman, dua
pelukan, dan satu pujian tulus
bisa memberi Anda poin yang
jauh lebih banyak daripada
membelikan jam tangan mahal
sekalipun.

kalau masih kurang paham ini
versi yang sederhana:

Oke sip! Kita lanjut lagi kelas Bahasa
Planet. Kali ini kita masuk
ke Pelajaran Keempat yang
judulnya mungkin agak matematika
dikit: “Cara Memberi Poin
kepada Lawan Jenis.”

Pernah gak sih lo ngerasa udah effort
banget, udah ngasih sesuatu yang
gede, tapi doi responnya biasa aja?
Atau sebaliknya, lo ngerasa doi tuh
effort-nya kecil-kecil doang, tapi dia
ngerasa udah jadi pahlawan?

Nah, di sini letak kesalahpahaman
antarplanet yang paling lucu.
Ternyata, Cowok dan Cewek
punya sistem perhitungan
poin cinta yang beda banget.

Kayak mata uangnya beda negara.
Lo pake Rupiah, dia pake Dollar.
Jadi nilainya gak nyambung.

Yuk kita bongkar sistem akuntansi
cinta ini.

Planet Venus: Bagi Cewek,
Semua Hal Itu Poinnya 1

Ini dia aturan main di Planet Venus
yang sering bikin cowok garuk-garuk
kepala. Buat cewek, setiap bentuk
perhatian dan kasih sayang itu
nilainya SAMA. Yaitu SATU
POIN.
 Gak peduli itu barang mewah
atau cuma genggaman tangan.

Buat cewek, poin ini bukan tentang
harga atau ukuran. Ini tentang
PERASAAN DICINTAI DAN
DIPERHATIKAN
.

Contoh yang Nilainya Sama
(1 Poin Semua):

  • Dibeliin mobil baru.
    (1 Poin)

  • Dipeluk erat pas lagi bete.
    (1 Poin)

  • Dibilang “Kamu cantik banget
    hari ini.”
    (1 Poin)

  • Dicuciin piring tanpa diminta.
    (1 Poin)

Lihat? Mobil mewah dan piring bersih
itu poinnya sama di mata cewek.
Karena keduanya bikin dia ngerasa
“Dia sayang dan perhatian sama
gue.”
 Cewek gak ngasih extra credit
cuma karena harga barangnya lebih
mahal.

Planet Mars: Bagi Cowok, Makin
Gede Usaha, Makin Banyak Poin

Nah, kalau di Planet Mars, sistemnya
beda 180 derajat. Cowok menghitung
poin kayak lagi ngejar target kantor.
Logikanya simpel:
“Proyek gede = Poin gede.
Proyek kecil = Poin kecil.”

Contoh Kasus:
Kenalin, ini Danny. Danny kerja
keras banget. Awalnya gajinya
50 juta setahun. Dia lembur, jungkir
balik, sampe akhirnya gajinya naik
jadi 100 juta setahun. Semua dia
lakuin demi keluarga.

Di otak Danny, dia udah ngitung:
“Gue udah naikin income 2x lipat!
Ini effort gede banget!
Pasti gue dapet 50 poin nih!”

Terus Danny juga beliin istrinya
mobil baru. Dia pilih-pilih yang
bagus, keluar duit banyak.
Di otaknya:
“Hadiah sekeren ini pasti dapet
100 poin!”

Tapi realitanya di mata istrinya?

  • Kerja keras naikin gaji: 1 Poin.

  • Beliin mobil mewah: 1 Poin.

Total poin yang didapat Danny: 2.

Dan di sinilah drama terjadi. Danny
ngerasa frustasi berat. Dia mikir,
“Gue udah kasih yang gede-gede,
kok dia masih kurang puas sih?
Apa lagi yang dia mau?!”

Pelajaran Penting Buat Cowok (Mars):
Receh Itu Kaya Raya!

Pesan dari John Gray buat para cowok
itu jelas banget: Stop fokus sama
grand gesture yang jarang terjadi.

Mobil mewah dan kenaikan gaji itu
cuma ngasih lo 1 poin per kejadian.
Itu langka. Lo gak bisa beli mobil
tiap hari.

Mau tau cara kaya poin dengan
cepat? Lakuin hal-hal kecil
yang receh tapi KONSISTEN.

Ingat aturan Venus:
Setiap tindakan kecil = 1 poin.
Lo lakuin 5 hal kecil sehari,
itu udah 5 poin. Seminggu 35 poin.
Sebulan? Jauh lebih banyak
daripada poin dari mobil yang
lo beli setahun sekali.

Contoh Menabung Poin Receh
(Cara Cepat Jadi Sultan Poin
di Mata Cewek):

  • Pagi: Cium pipi pas bangun tidur.
    (1 Poin)

  • Siang: Kirim chat, “Eh, tadi liat
    kucing inget kamu deh.”
    (1 Poin)

  • Sore: Tanya, “Hari ini gimana?
    Seru?” dan beneran dengerin
    jawabannya.
    (1 Poin)

  • Malam: Puji masakannya,
    “Enak banget deh masakan
    kamu hari ini.”
    (1 Poin)

  • Sebelum Tidur: Peluk bentar
    sambil bilang, “Good night.”
    (1 Poin)

Cha-ching! 5 Poin dalam sehari.
Gak pake duit, gak pake capek lembur.
Cuma modal PERHATIAN.

Pelajaran Buat Cewek (Venus):
Pahamilah, Dia Gak Pelit, Dia
Cuma Beda Mata Uang

Buat lo para cewek, ini juga penting.
Ketika doi lo kayak Danny, yang
sibuk kerja keras dan tiba-tiba ngasih
hadiah mahal, dia sebenernya lagi
ngasih CINTA dalam bahasa dia.
Dia pikir dia udah ngasih lo
tumpukan poin raksasa.

Jadi ketika lo responnya biasa aja
(karena di mata lo cuma 1 poin),
dia patah hati. Dia ngerasa
usahanya gak dihargai.

Jadi, coba sesekali apreasiasi effort
 besarnya itu. Bilang, “Makasih ya
udah kerja keras banget buat kita.
Aku ngerti kok kamu capek.”

Itu validasi yang dia butuhin. Tapi,
jangan lupa juga untuk “mendidik”
dia soal poin receh. Kasih tau
dengan lembut, “Tapi kamu tau
gak? Aku tuh lebih seneng lho
kalau kamu sering-sering peluk
aku kayak tadi, daripada ngasih
hadiah mahal.”

Intinya: Jangan Sampai Pailit
Poin

Jadi gitu guys. Ini bukan soal siapa
yang lebih materialistis atau siapa
yang gak tau terima kasih. Ini cuma
soal BEDA SISTEM AKUNTANSI.

Cowok maunya big project biar
dapet poin gede. Cewek maunya
micro transaction yang terjadi
setiap hari. Kalau udah paham ini,
kalian bisa main dua-duanya.
Si cowok tetep bisa kasih hadiah
gede sesekali, tapi jangan lupa isi
penuh “celengan poin” dengan
recehan perhatian tiap hari.

Gimana? Udah pada ngerti kan
kenapa doi lo suka ngomong
“Aku kan udah beliin ini itu”
tapi lo-nya masih bete? 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *