embun hijrahku

Jamak Taksir Lil ‘Aqil JUMLAH FI’LIYYAH

Jamak Taksir Lil ‘Aqil

Berbeda dengan jamak taksir lighairil ‘aqil yang semuanya

dihukumi muannats, Jamak Taksir Lil ‘Aqil ada yang dihukumi

mudzakkar dan ada yang dihukumi muannats tergantung

apakah kata tersebut digunakan untuk laki-laki atau wanita.

Contoh beberapa jamak taksir untuk laki-laki:

رَجُلٌ – رِجَالٌ

(laki-laki)

طَالِبٌ – طُلاَّبٌ
(siswa)

Adapun contoh jamak taksir yang digunakan untuk wanita:

أَرْمَلَةٌ – أَرَامِلُ

(janda)

أُمَةٌ -إِمَاءٌ

(hamba wanita)

Kaidah yang berlaku untuk jumlah fi’liyyah dengan

fa’il jamak taksir lil ‘aqil adalah:

1. Bila jamak taksir lil ‘aqil nya untuk mudzakkar,

maka fi’il yang digunakan dalam bentuk mufrad mudzakkar

2. Bila jamak taksir lil ‘agil nya untuk muannats,

maka fi’il yang digunakan dalam bentuk mufrad muannats.

KAIDAH JAMAK TAKSIR LIL ‘AQIL

1. Bila jamak taksir lil ‘aqil nya untuk mudzakkar,

maka fi’il yang digunakan dalam bentuk mufrad mudzakkar

2. Bila jamak taksir lil ‘aqil nya untuk muannats,

maka fi’il yang digunakan dalam bentuk mufrad muannats.

Silakan lihat tabel berikut untuk memahami jumlah fi’liyyah

dengan fa’il jamak taksir baik untuk mudzakkar maupun muannats.

Tabel Jumlah Fi’liyyah Jamak Taksir Lil ‘Aqil Mudzakkar

Jamak Taksir Lil 'Aqil

Bila kita perhatikan tabel di atas, terlihat bahwa tidak ada

perbedaan fi’il yang digunakan baik ketika dalam bentuk

tunggal (mufrad) maupun dalam bentuk jamak taksir.

Karena memang, jamak taksir untuk mudzakkar tetap

dianggap mudzakkar. Berbeda dengan jamak taksir

lighairil ‘aqil dan jamak taksir lil ‘aqil untuk muannats

yang dihukumi muannats.

Tabel Jumlah Fi’liyyah Jamak Taksir Lil ‘Aqil Muannats

Jamak Taksir Lil 'Aqil

Karena jamak taksir lil ‘aqil muannats merupakan bentuk

jamak dari kata tungal yang asalnya muannats, maka ketika

menjadi jamak taksir tetap dihukumi sebagai muannats.

Dalam catatan kami, sangat sedikit jamak taksir lil ‘aqil

untuk muannats. Karena kebanyakan jamak taksir lil ‘aqil

adalah untuk mudzakkar. Tabel di atas memuat contoh

isim muannats yang ketika jamaknya menjadi jamak taksir.

Kami tidak menemukan kata lain yang lazim digunakan

dalam percakapan sehari-hari selain contoh di atas.

Hukum asalnya, untuk kata lil ‘aqil yang muannats,

ketika diubah menjadi bentuk jamak, maka menjadi

jamak muannats salim. Berbeda dengan kata lil ‘aqil

yang mudzakkar, banyak dijumpai bentuk jamak taksirnya

selain bentuk jamak mudzakkar salimnya sebagaimana

contoh yang telah kami sebutkan.

JAMAK TAKSIR LIL ‘AQIL MUANNATS

Dalam catatan kami, sangat sedikit jamak taksir lil ‘aqil

untuk muannats. Karena kebanyakan jamak taksir lil ‘aqil

adalah untuk mudzakkar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *