Jamak Taksir JUMLAH FI’LIYYAH
Jamak Taksir
Jamak taksir sebagaimana yang telah dijelaskan
sebelumnya bahwa jamak taksir terbagi menjadi 2 jenis;
(1) Jamak Taksir Lil ‘Aqil
(2) Jamak Taksir Lighairil ‘Aqil
Ada perbedaan kaidah antara dua jenis jamak taksir ini
ketika menjadi fa’il (subjek). Kaidahnya adalah sebagai berikut:
1. Bila fa’il nya jamak taksir lighairil ‘aqil,
maka fi’il nya wajib dalam keadaan mufrad muannats.
2. Bila fa’il nya jamak taksir lil ‘aqil,
maka fi’il nya menyesuaikan jenis dari fa’il tersebut.
Bila jamak taksirnya untuk mudzakkar, maka hukum asalnya
Terkadang ditemukan fi’il nya dalam bentuk mufrad
muannats seperti pada Surat Al A’raf Ayat 101:
وَلَقَدْ جَاءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ
fi’il nya wajib mufrad mudzakkar.
Sebaliknya bila jamak taksirnya untuk muannats,
maka fi’il nya wajib mufrad muannats.
KAIDAH JUMLAH FI’LIYYAH JAMAK TAKSIR
1. Bila fa’il nya jamak taksir lighairil ‘aqil,
maka fi’il-nya wajib dalam keadaan mufrad muannats.
2. Bila fa’il nya jamak taksir lil ‘aqil,
maka fi’il-nya menyesuaikan jenis dari fa’il tersebut.
