Uncategorized

harf/Huruf

Mengenal Huruf

Huruf (الحرف) secara bahasa memiliki arti huruf seperti yang

kita kenal dalam bahasa Indonesia yang ada 26 huruf.

Sedangkan dalam bahasa Arab kita mengenal ada 28 huruf

yang kita kenal dengan huruf hijaiyah. Akan tetapi, huruf

yang dimaksud disini bukan setiap huruf hijaiyah, melainkan

huruf hijaiyah yang memiliki arti, seperti:
لِ : untuk
بِ : dengan
فَ : maka
وَ : dan
كَ : seperti
سَ : akan
Huruf yang dimaksud di sini tidak berarti harus huruf yang

disusun dari satu huruf saja, tetapi juga disusun dari dua atau

lebih huruf yang memiliki makna, contohnya:

فِيْ (di dalam)
عَلَى (di atas)
عَنْ (dari)
إِلَى (ke)
مِنْ (dari)

Bagi pemula, setidaknya harus menghafal dan

memahami 3 kelompok huruf:

1. Huruf Jar

2. Huruf Nashab

3. Huruf Jazm

Dikarenakan huruf nashab dan huruf jazm sangat berkaitan

erat dengan fi’il, maka kedua jenis huruf ini akan dibahas

pada bab selanjutnya setelah membahas pola kalimat

menggunakan kata kerja (fi’il).

Huruf Jar

Huruf jar adalah huruf yang menyebabkan isim yang

ada setelahnya wajib dalam keadaan jar / khafadh.

Bentuk asal jar adalah kasrah. Huruf-huruf jar antara lain:
مِنْ (dari)
إِلَى (ke)
عَنْ (dari)
عَلَى (di atas)
في (di dalam)
رُبَّ (sedikit jarang)
بِ (dengan)
لِ (untuk)
كَ (seperti)
مُذْ (sejak)
مُنْذُ (sejak)
Contohnya:
مِنَ الْجِنَّةِ وَالنَّاسِ
“Dari golongan jin dan manusia.” (An Naas: 6)

وَاِلَى السَّمَاۤءِ كَيْفَ رُفِعَتْۗ
“dan kepada langit, bagaimana ia ditinggikan?” (Al Ghasyiyah: 18)

عَنِ النَّبَإِ الْعَظِيمِ
“Tentang berita yang besar.” (An Naba: 2)

ٱلرَّحْمَٰنُ عَلَى ٱلْعَرْشِ ٱسْتَوَىٰ
“Tuhan yang Maha Pemurah, yang bersemayam di atas ‘Arsy.” (Thaha: 5)

الَّذِى يُوَسْوِسُ فِى صُدُوْرِ النَّاسِ
“yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.” (An Naas: 5)
رُبَّ رَجُلٍ كَرِيمٍ لَقِيْتُهُ
“Sedikit sekali lelaki mulia yang aku jumpai.”
قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ
“Katakanlah: “Aku berlindung kepada tuhan

(yang memelihara dan menguasai) manusia.” (An Naas: 1)

ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُم مِّنْ بَعْدِ ذَلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً
“Kemudian setelah itu hatimu menjadi keras seperti batu,

bahkan lebih keras lagi.” (Al Baqarah: 74)

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
“Segala puji bagi Allah, tuhan semesta alam.” (Al Fatihah: 2)

مَا رَأَيْتُهُ مُذْ يَوْمِ الْأَحَدِ
“Aku tidak melihatnya sejak hari minggu.”

مَا أَكَلْتُ اللَّحْمَ مُنْذُ سَنَةٍ
“Aku sudah tidak memakan daging sejak setahun.”
Perhatikanlah ayat-ayat dan contoh-contoh di atas.

Setiap kata yang didahului oleh huruf jar memiliki harakat kasrah.

Selain huruf jar yang disebutkan di atas, ada juga huruf yang

termasuk huruf jar, yaitu huruf qasam (sumpah). Huruf qasam

ada tiga yaitu waw, ba, dan ta. Contoh penggunaan huruf qasam:

وَاللهِ ، بِاللهِ ، تَاللهِ

Ketiganya memiliki arti “demi Allah”.
Contoh huruf qasam dalam Al Quran:
وَالْعَصْرِ
“Demi masa.” (Al ‘Ashr: 1)
قَالُوا۟ تَٱللَّهِ لَقَدْ عَلِمْتُم مَّا جِئْنَا لِنُفْسِدَ فِى ٱلْأَرْضِ وَمَا كُنَّا سَٰرِقِينَ
“Saudara-saudara Yusuf menjawab, “Demi Allah, sesungguhnya

kamu mengetahui bahwa kami datang bukan untuk membuat

kerusakan di negeri (ini) dan kami bukanlah para pencuri.” (Yusuf: 73)

RUMUS MENGHAFAL HURUF JAR

2 rumus berikut bisa digunakan untuk menghafal huruf jar yang inti:

1. Bila Kalian Mimpi Lala (Bi, La,Ka, Li, ‘An, Min, Fi, ‘Ala)

2. A’an Bawa Piala Balik Minila (‘An, Fi’, ‘Ala, Ba, Li, Ka, Min, ila)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *