Contoh JUMLAH FI’LIYYAH dari Al-Qur’an dan Hadits
Contoh JUMLAH FI’LIYYAH dari
Al-Qur’an dan Hadits (الأَمْثِلَةُ مِنَ القُرْآنِ وَالحَدِيْثِ)
وَأَنَّهُ لَمَّا قَامَ عَبْدُ اللَّهِ يَدْعُوهُ كَادُوا يَكُونُونَ عَلَيْهِ لِبَدًا
Dan bahwasanya tatkala hamba Allah (Muhammad) berdiri
menyembah-Nya (mengerjakan ibadat), hampir saja jin-jin itu
desak mendesak mengerumuninya (Al Jinn:19)
وَأَنَّهُ كَانَ يَقُولُ سَفِيهُنَا عَلَى اللَّهِ شَطَطًا
Dan bahwasanya: orang yang kurang akal daripada kami
selalu mengatakan (perkataan) yang melampaui batas
terhadap Allah (Al Jinn: 4)
فَإِذَا جَاءَتِ الصَّاحَةُ يَوْمَ يَفِرُّ الْمَرْءُ مِنْ أَخِيهِ
Dan apabila datang suara yang memekakkan
(tiupan sangkakala yang kedua), pada hari ketika
manusia lari dari saudaranya (‘Abasa: 33-34)
يَوْمَ يَقُومُ النَّاسُ لِرَبِّ الْعَالَمِينَ
(yaitu) hari (ketika) manusia berdiri menghadap
Tuhan semesta alam? (Al Muthaffifin: 6)
وَجِأَيْءَ يَوْمَئِذٍ بِجَهَنَّمَ يَوْمَئِذٍ يَتَذَكَّرُ الْإِنسَانُ وَأَنَّى لَهُ الذِّكْرَى
Dan pada hari itu diperlihatkan neraka Jahannam;
dan pada hari itu ingatlah manusia, akan tetapi tidak
berguna lagi mengingat itu baginya (Al Fajr : 23)
إِذْ هَمَّت طَائِفَتَانِ مِنكُمْ أَن تَفْشَلًا وَاللَّهُ وَلِيُّهُمَا وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
ketika dua golongan dari padamu ingin (mundur) karena
takut, padahal Allah adalah penolong bagi kedua golongan itu.
Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang
mukmin bertawakkal (Ali Imran: 122)
وَمَا أَصَبَكُمْ يَوْمَ الْتَقَى الْجَمْعَانِ فَبِإِذْنِ اللَّهِ وَلِيَعْلَمَ الْمُؤْمِنِينَ
Dan apa yang menimpa kamu pada hari bertemunya dua pasukan,
maka (kekalahan) itu adalah dengan izin (takdir) Allah, dan agar
Allah mengetahui siapa orang-orang yang beriman. (Ali Imran : 166)
قَالَ رَجُلَانِ مِنَ الَّذِينَ يَخَافُونَ أَنْعَمَ اللَّهُ عَلَيْهِمَا ادْخُلُوا عَلَيْهِمُ الْبَابَ
Berkatalah dua orang diantara orang-orang yang takut
(kepada Allah) yang Allah telah memberi nikmat atas
keduanya: “Serbulah mereka dengan melalui pintu
gerbang (kota) itu… (Al Maidah : 23)
وَدَخَلَ مَعَهُ السِّجْنَ فَتَيَانِ
Dan bersama dengan dia masuk pula ke dalam
penjara dua orang pemuda. (Yusuf: 36)
إِذْ يَتَلَقَّى الْمُتَلَقِيَانِ عَنِ الْيَمِينِ وَعَنِ الشِّمَالِ قَعِيدٌ
(yaitu) ketika dua orang malaikat mencatat amal
perbuatannya, seorang duduk di sebelah kanan dan
yang lain duduk di sebelah kiri. (Qaf: 17)
إِنَّهُ لَا يُفْلِحُ الظَّالِمُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang aniaya itu tidak
mendapat keberuntungan (Al An’am: 21)
لِيُحِقَّ الْحَقَّ وَيُبْطِلَ الْبَاطِلَ وَلَوْ كَرِهَ الْمُجْرِمُونَ
agar Allah menetapkan yang hak (Islam) dan membatalkan
yang batil (syirik) walaupun orang-orang yang berdosa
(musyrik) itu tidak menyukainya (Al Anfal: 8)
قَالَ الْحَوَارِيُّونَ نَحْنُ أَنصَارُ اللَّهِ ءَامَنَّا بِاللَّهِ وَأَشْهَدْ بِأَنَّا مُسْلِمُونَ
Para hawariyyin (sahabat-sahabat setia) menjawab: “Kamilah
penolong-penolong (agama) Allah, kami beriman kepada Allah;
dan saksikanlah bahwa sesungguhnya kami adalah orang-orang
yang berserah diri (Ali Imran: 52)
قَدْ أَفْلَحَ الْمُؤْمِنُونَ
Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,
(Al Mu’minun: 1)
يَوْمَ يَقُولُ الْمُنَافِقُونَ وَالْمُنَافِقَاتُ لِلَّذِينَ ءَامَنُوا أَنظُرُونَا نَقْتَبِسْ مِن نُّورِكُمْ
Pada hari ketika orang-orang munafik laki-laki dan
perempuan berkata kepada orang-orang yang beriman:
“Tunggulah kami supaya kami dapat mengambil
sebahagian dari cahayamu”. (Al Hadid: 13)
يَوْمَ يَأْتِي تَأْوِيلُهُ يَقُولُ الَّذِينَ نَسُوهُ مِن قَبْلُ قَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ
Pada hari datangnya kebenaran pemberitaan Al Quran itu,
berkatalah orang-orang yang melupakannya sebelum itu:
“Sesungguhnya telah datang rasul-rasul Tuhan kami
membawa yang hak (Al A’raf: 53)
جَزَاؤُهُمْ عِندَ رَبِّهِمْ جَنَّاتُ عَدْنٍ تَجْرِي مِن تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا
Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga ‘Adn
yang mengalir di bawahnya sungai-sungai; mereka kekal
di dalamnya selama-lamanya. (Az Zalzalah: 8)
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتَّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلَّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفَّدَتْ الشَّيَاطِينُ
Bila bulan Ramadhan tiba, maka dibukalah pintu-pintu
surga, pintu-pintu neraka ditutup dan setan-setan pun
dibelenggu (HR Bukhari & Muslim)
جَفَّتْ بِهِ الْأَقْلَامُ وَجَرَتْ بِهِ الْمَقَادِيرُ
Pena-pena telah kering dan takdir pasti berlaku
(HR Muslim no. 2648)
ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتْ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ
Telah hilang dahaga, dan telah basah tenggorokan,
dan telah tetap pahala insya Allah (HR Abu Daud no. 2010)
