Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits jumlah ismiyyah
Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits jumlah ismiyyah
هَٰذَا نَذِيرٌ مِّنَ ٱلنُّذُرِ ٱلْأُولَىٰٓ
Ini (Muhammad) adalah seorang pemberi peringatan di antara
pemberi-pemberi peringatan yang terdahulu. (An Najm: 56)
هَٰذِهِۦ نَاقَةُ ٱللَّهِ لَكُمْ ءَايَةً ۖ فَذَرُوهَا تَأْكُلْ فِىٓ أَرْضِ ٱللَّهِ
Ini adalah unta Allah yang menjadi tanda bagimu,
maka biarkanlah dia makan di bumi Allah”. (Al A’raf: 73)
ذَٰلِكَ عِيسَى ٱبْنُ مَرْيَمَ ۚ قَوْلَ ٱلْحَقِّ ٱلَّذِى فِيهِ يَمْتَرُونَ
Itulah Isa putera Maryam, yang mengatakan perkataan
yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang
kebenarannya. (Maryam: 34)
تِلْكَ أُمَّةٌ قَدْ خَلَتْ ۖ لَهَا مَا كَسَبَتْ وَلَكُم مَّا كَسَبْتُمْ
Itu adalah umat yang lalu; baginya apa yang telah
diusahakannya dan bagimu apa yang sudah kamu
usahakan (Al Baqarah: 134)
أُو۟لَٰٓئِكَ أَصْحَٰبُ ٱلْمَيْمَنَةِ
Mereka (orang-orang yang beriman dan saling
berpesan itu) adalah golongan kanan (Al Balad: 18)
بَلْ هُوَ قُرْءَانٌ مَّجِيدٌ
Bahkan yang didustakan mereka itu ialah Al Quran
yang mulia, (Al Buruj: 21)
فَإِنَّمَا هِىَ زَجْرَةٌ وَٰحِدَةٌ
Sesungguhnya pengembalian itu hanyalah satu kali
tiupan saja, (An Naazi’at: 13)
وَٱلَّذِينَ كَفَرُوا۟ بِـَٔايَٰتِنَا هُمْ أَصْحَٰبُ ٱلْمَشْـَٔمَةِ
Dan orang-orang yang kafir kepada ayat-ayat Kami,
mereka itu adalah golongan kiri. (Al Balad: 19)
مُّحَمَّدٌ رَّسُولُ ٱللَّهِ ۚ وَٱلَّذِينَ مَعَهُۥٓ أَشِدَّآءُ عَلَى ٱلْكُفَّارِ رُحَمَآءُ بَيْنَهُمْ
Muhammad itu adalah utusan Allah dan orang-orang yang
bersama dengan dia adalah keras terhadap orang-orang kafir,
tetapi berkasih sayang sesama mereka. (Al Fath: 29)
وَقَالَتِ ٱلْيَهُودُ يَدُ ٱللَّهِ مَغْلُولَةٌ ۚ غُلَّتْ أَيْدِيهِمْ وَلُعِنُوا۟ بِمَا قَالُوا۟ ۘ بَلْ يَدَاهُ مَبْسُوطَتَانِ يُنفِقُ كَيْفَ يَشَآءُ
Orang-orang Yahudi berkata: “Tangan Allah terbelenggu”,
sebenarnya tangan merekalah yang dibelenggu dan merekalah
yang dilaknat disebabkan apa yang telah mereka katakan itu.
(Tidak demikian), tetapi kedua-dua tangan Allah terbuka;
Dia menafkahkan sebagaimana Dia kehendaki. (Al Maidah: 64)
إِنَّمَا ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا لَعِبٌ وَلَهْوٌ
Sesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan
dan senda gurau (Muhammad: 36)
ٱلرِّجَالُ قَوَّٰمُونَ عَلَى ٱلنِّسَآءِ بِمَا فَضَّلَ ٱللَّهُ بَعْضَهُمْ عَلَىٰ بَعْضٍ
Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita,
oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki)
atas sebahagian yang lain (An Nisa: 34)
إِنَّمَا ٱلْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ فَأَصْلِحُوا۟ بَيْنَ أَخَوَيْكُمْ
Orang-orang beriman itu sesungguhnya bersaudara.
Sebab itu damaikanlah (perbaikilah hubungan) antara
kedua saudaramu itu (Al Hujurat: 10)
وَٱلسَّمَٰوَٰتُ مَطْوِيَّٰتٌۢ بِيَمِينِهِۦ ۚ سُبْحَٰنَهُۥ وَتَعَٰلَىٰ عَمَّا يُشْرِكُونَ
dan langit digulung dengan tangan kanan-Nya. Maha Suci
Tuhan dan Maha Tinggi Dia dari apa yang mereka
persekutukan. (Az Zumar: 67)
الْيَدُ الْعُلْيَا خَيْرٌ مِنْ الْيَدِ السُّفْلَى
Tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah
(HR Bukhari & Musim)
الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ
Dunia adalah penjara orang yang beriman dan surga
orang kafir (HR Muslim)
الْمُؤْمِنُ الْقَوِيُّ خَيْرٌ وَأَحَبُّ إِلَى اللَّهِ مِنْ الْمُؤْمِنِ الضَّعِيفِ وَفِي كُلِّ خَيْرٌ
Orang mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai oleh
Allah Subhanahu wa Ta ‘ala daripada orang mukmin yang
lemah. Pada masing-masing memang terdapat kebaikan
(HR Muslim)
أَحَبُّ الْبِلَادِ إِلَى اللَّهِ مَسَاجِدُهَا وَأَبْغَضُ الْبِلَادِ إِلَى اللَّهِ أَسْوَاقُهَا
Tempat yang paling Allah cintai adalah masjid, dan tempat
yang paling Allah benci adalah pasar (HR Muslim)
الطُّهُورُ شَطْرُ الإِيْمَانِ، والحَمْدُ للهِ تَمْلأُ المِيزَانَ، وَسُبْحَانَ اللهِ والحَمْدُ لِلَّهِ تَمْلَانِ – أَو تَمْلأُ – مَا
بَيْنَ السَّمَاءِ والأَرْضِ، وَالصَّلاةُ نُورٌ، والصَّدَقَةُ بُرْهَانٌ،
وَالصَّبْرُ ضِيَاءٌ ، وَالقُرْآنُ حُجَّةٌ لَكَ أَوْ عَلَيْكَ، كُلُّ النَّاسِ يَغْدُوْ فَبَائِعٌ نَفْسَهُ فَمُعْتِقُهَا أَو مُوْبِقُهَا
Bersuci itu setengah dari iman, ucapan alhamdulillah akan memenuhi
timbangan, ucapan subhanallah wal hamdu lillah memenuhi ruang
antara langit dan bumi, shalat itu cahaya, sedekah itu bukti (iman),
sabar itu sinar, dan al-Quran bisa menjadi pembela bagimu atau
mendakwamu. Setiap manusia berada di pagi hari, dia menjual
dirinya, ada yang menyelamatkan dirinya dan ada yang
membinasakan dirinya (HR Muslim)
