Jamak Salim fi’il muta’addiy
Jamak Salim
Perhatikan contoh-contoh variasi kalimat berikut ini.
Fokus pembahasan pada kalimat berikut adalah pada
objek (maful bih) yang datang dalam bentuk Jamak Salim,
baik jamak mudzakkar salim maupun jamak muannats
salim. Ketika jamak mudzakkar salim menjadi maful bih,
maka bentuk yang digunakan adalah yang berakhiran “iina”.
Karena maful bih harus nashab dan bentuk nashab jamak
mudzakkar salim adalah “iina” bukan “uuna”. Adapun
jamak muannats salim, memiliki kaidah yang agak
menyimpang, dimana ketika nashab, malah
berharakat kasrah. Silakan perhatikan tabel berikut;

