buku

Bab 10 The Mental Management of Life

Lanny Bassham menutup bukunya
dengan sebuah perluasan yang sangat
penting. Sistem Mental Management
yang telah ia ajarkan di sembilan bab
sebelumnya bukanlah sistem yang
hanya berguna di lapangan tembak
atau di arena olahraga. Sistem ini
adalah cara berpikir, cara hidup, yang
bisa diterapkan di setiap aspek
kehidupan Anda.
Bassham menekankan bahwa
prinsip-prinsipnya bersifat universal.
Apakah Anda seorang eksekutif bisnis,
seorang guru, seorang mahasiswa,
seorang orang tua, atau siapa pun yang
ingin tampil lebih baik dalam apa yang
Anda lakukan, sistem ini bisa bekerja
untuk Anda.

Penerapan di Bisnis

Bassham menunjukkan bahwa dunia
bisnis penuh dengan situasi yang
mirip dengan pertandingan olahraga.
Presentasi di depan klien penting
adalah sebuah performance.
Negosiasi kontrak besar adalah
sebuah performance. Wawancara
kerja adalah sebuah performance.
Dalam semua situasi ini, orang
sering kali gagal bukan karena
mereka tidak tahu apa yang harus
dilakukan, tapi karena pikiran
mereka mengkhianati mereka
di bawah tekanan.

Prinsipnya sama. Anda harus
membangun self-image sebagai
seorang profesional yang kompeten
dan percaya diri. Jika self-image
Anda berkata bahwa Anda adalah
orang yang gugup saat presentasi,
Anda akan gugup setiap kali, tidak
peduli seberapa banyak Anda
berlatih. Anda harus mengubah
self-image itu terlebih dahulu.

Anda harus memprogram pikiran
bawah sadar Anda dengan gambaran
sukses. Sebelum presentasi penting,
lakukan visualisasi. Bayangkan diri
Anda berdiri dengan tenang,
berbicara dengan jelas, dan
menjawab pertanyaan dengan
percaya diri. Latih kemenangan ini
berulang-ulang di dalam pikiran
Anda. Semakin sering Anda
melakukannya, semakin alami
jadinya saat Anda benar-benar tampil.

Dan yang paling penting, Anda harus
memisahkan fase belajar dari fase
tampil. Saat Anda sedang
mempersiapkan presentasi, Anda
berada dalam mode Training dan
Practice. Silakan analisis setiap
detail. Perbaiki setiap kelemahan.
Minta umpan balik dari rekan kerja.
Tapi saat Anda sudah berdiri
di depan klien, Anda harus beralih
ke mode Performance. Berhentilah
menganalisis. Percayalah pada
persiapan Anda. Biarkan kata-kata
mengalir secara alami.

Penerapan di Pendidikan

Bassham juga menerapkan sistem ini
ke dunia pendidikan. Ujian, terutama
ujian penting seperti ujian akhir atau
ujian masuk, adalah performance
yang penuh tekanan. Banyak siswa
yang menguasai materi dengan baik,
tapi nilai ujian mereka tidak
mencerminkan kemampuan mereka
karena mereka gugup saat
mengerjakan soal.

Self-image memainkan peran besar
di sini. Seorang siswa yang memiliki
self-image “Saya tidak pernah bisa
mengerjakan ujian matematika
dengan baik” akan selalu menemukan
cara untuk membuktikan keyakinan
itu benar. Pikiran bawah sadarnya
akan menciptakan kecemasan,
kebingungan, dan kesalahan-kesalahan
kecil yang cukup untuk menghasilkan
nilai yang buruk.

Untuk mengubah ini, siswa tersebut
harus mulai membangun self-image
baru. Ia harus mencari bukti-bukti
kecil bahwa ia sebenarnya bisa
mengerjakan matematika. Mungkin
ia bisa menyelesaikan satu soal
dengan benar hari ini. Itu adalah
kemenangan kecil. Gunakan
Directive Affirmation. “Itu benar.
Aku bisa mengerjakan soal ini.”
Dari satu soal, bangun ke dua soal,
lalu tiga soal. Setiap keberhasilan
kecil adalah simpanan di mental
bank.

Saat ujian tiba, siswa tersebut harus
masuk ke mode Performance.
Jangan menganalisis setiap soal
dengan ketakutan.
Jangan memikirkan konsekuensi
jika gagal. Fokus hanya pada satu
soal pada satu waktu. Selesaikan
prosesnya. Hasilnya akan
mengurus dirinya sendiri.

Penerapan di Kehidupan
Pribadi

Bassham melangkah lebih jauh
dengan menerapkan sistem ini
ke kehidupan pribadi. Hubungan
dengan pasangan, mendidik anak,
mengelola keuangan pribadi,
semua ini bisa mendapat manfaat
dari prinsip-prinsip Mental
Management.

Ambil contoh mendidik anak.
Prinsip Reinforcement sangat
relevan di sini. Apa yang Anda
perhatikan akan tumbuh.
Jika Anda sebagai orang tua
selalu meneriaki anak Anda tentang
kesalahan mereka, Anda sedang
memprogram self-image negatif
di dalam diri mereka. Anda secara
tidak sengaja sedang membangun
keyakinan di dalam diri anak Anda
bahwa mereka adalah pembuat
kesalahan. Sebaliknya, jika Anda
fokus pada apa yang mereka lakukan
dengan benar, jika Anda secara
konsisten memperkuat keberhasilan
mereka, Anda sedang membangun
self-image positif. Anda sedang
membesarkan seorang anak yang
percaya diri.

Prinsip Balance juga sangat penting.
Anda tidak bisa menjadi orang tua
yang baik jika Anda selalu stres
karena masalah keuangan. Anda
tidak bisa menjadi pasangan yang
penuh kasih jika Anda kelelahan
secara fisik. Semua area kehidupan
saling terhubung. Menjaga
keseimbangan di semua area
adalah kunci untuk tampil baik
di setiap area.

Menjadi Juara dalam
Kehidupan

Bassham menutup bukunya dengan
sebuah ajakan yang melampaui
medali dan piala. Ia mengajak
pembacanya untuk menjadi 
juara
dalam kehidupan
, bukan
sekadar juara dalam satu bidang.

Apa artinya menjadi juara dalam
kehidupan? Artinya adalah Anda
tidak mendefinisikan diri Anda
hanya dari satu aspek kehidupan
Anda. Anda bukan hanya seorang
atlet. Anda bukan hanya seorang
pebisnis. Anda bukan hanya
seorang pelajar. Anda adalah
manusia yang utuh, dengan banyak
peran dan banyak tanggung jawab.

Prinsipnya tetap sama, tidak peduli
di bidang apa Anda menerapkannya.
Bangun self-image yang tepat.
Programkan pikiran bawah sadar
Anda dengan gambaran sukses.
Pisahkan dengan tegas antara fase
belajar, fase berlatih, dan fase
tampil. Pusatkan perhatian Anda
hanya pada hal-hal yang bisa Anda
kendalikan. Perkuat keberhasilan,
bukan kegagalan.

Bassham mengingatkan bahwa sistem
ini bukanlah perbaikan cepat.
Ini adalah cara hidup.
Ini membutuhkan latihan harian.
Akan ada saat-saat di mana Anda
melupakan prinsip-prinsip ini dan
kembali ke kebiasaan lama Anda.
Itu normal. Jangan menyerah.
Setiap kali Anda menyadari bahwa
Anda telah menyimpang, kembalilah
ke sistem ini. Latih lagi. Program lagi.
Seiring waktu, prinsip-prinsip ini
akan menjadi bagian dari diri Anda.
Anda tidak lagi harus secara sadar
memikirkannya. Ia akan menjadi
otomatis.

Dan ketika itu terjadi, Anda akan
menjadi orang yang tak terkalahkan
secara mental. Anda akan bisa
menghadapi tekanan apa pun,
di bidang apa pun, dan tetap tampil
maksimal. Anda tidak akan menjadi
korban dari pikiran Anda sendiri.
Anda akan menjadi penguasa dari
pikiran Anda. Dan itulah arti
sebenarnya dari menjadi seorang juara.

kalau masih kurang paham ini
versi yang sederhana:

Bro, kita udah sampai di bab terakhir
dari buku 
With Winning in Mind.
Di sini, Lanny Bassham kayak
ngebentangin semua jurus yang
udah dia ajarin, dan bilang,
“Ini bukan cuma buat di lapangan
tembak, bro. Ini buat seluruh hidup
lo.” Semua prinsip Mental
Management ini ternyata universal.
Lo bisa pake buat bisnis, pendidikan,
atau hubungan pribadi. Intinya,
di mana pun lo pengen tampil lebih
baik, sistem ini bisa jalan.

Bayangin di dunia bisnis. Presentasi
di depan klien penting, negosiasi
kontrak gede, atau wawancara kerja.
Itu semua adalah “pertandingan” lo.
Di momen-momen itu, orang sering
gagal bukan karena nggak tahu
materi, tapi karena pikirannya
nge-blank kena tekanan. Prinsipnya
sama persis: lo harus bangun
self-image sebagai profesional yang
pede dan kompeten. Kalau self-image
lo masih suka bilang,
“Gue nih gampang gugup pas
presentasi,” ya lo bakal gugup terus,
latihan kayak apa pun. Lo harus
ubah dulu gambar di kepala lo.
Sebelum presentasi, lakuin
visualisasi: bayangin diri lo berdiri
tenang, ngomong lancar, dan jawab
pertanyaan dengan santai. Latih
kemenangan ini berulang-ulang
di pikiran lo. Dan pas udah di depan
klien, lo harus full di mode
Performance. Berhenti menganalisis,
percaya sama persiapan lo, biarin
kata-kata ngalir aja.

Di dunia pendidikan juga gitu, bro.
Ujian, apalagi yang penting, itu
medan perang penuh tekanan.
Banyak yang sebenernya ngerti
materi, tapi nilainya jeblok karena
pas ngerjain gugup setengah mati.
Self-image main peran gede. Kalau
ada siswa yang punya keyakinan
“Gue mah emang nggak pernah bisa
matematika,” otak bawah sadarnya
bakal nurut dan bikin dia cemas,
blank, dan bikin kesalahan kecil yang
cukup buat ngehasilin nilai jelek.
Buat ngubahnya, si siswa harus mulai
nyari bukti kecil. Berhasil ngerjain
satu soal? Itu kemenangan, bro!
Pake Directive Affirmation:
“Nah, gue bisa nih.” Dari satu soal,
naik ke dua, tiga. Setiap keberhasilan
itu jadi tabungan di mental bank.
Pas ujian, tinggal masuk mode
Performance. Jangan dianalisis tiap
soal dengan ketakutan, jangan pikirin
akibat kalau gagal. Fokus aja ke satu
soal dalam satu waktu, selesain
prosesnya.

Bahkan buat kehidupan pribadi,
prinsip ini nyantol banget. Misalnya
soal mendidik anak. Prinsip
Reinforcement tuh penting banget
di sini: “Apa yang lo perhatiin, itu
yang tumbuh.” Kalau lo sebagai orang
tua kerjaannya cuma ngomelin
kesalahan anak, lo lagi nanem
self-image negatif di diri mereka.
Lo lagi bangun keyakinan di kepala
anak lo kalau mereka itu pembuat
kesalahan. Sebaliknya, kalau lo fokus
dan menguatkan apa yang mereka
lakuin dengan benar, lo lagi
ngebangun kepercayaan diri mereka.
Prinsip Balance juga krusial. Lo nggak
bakal bisa jadi orang tua yang baik
kalau kepala lo pusing mikirin utang.
Lo nggak bisa jadi pasangan yang
sabar kalau badan lo capek banget.
Semua area hidup itu nyambung.
Jaga keseimbangan itu kunci.

Akhirnya, Bassham ngajak lo buat jadi
juara dalam kehidupan, bukan cuma
juara di satu bidang doang. Lo bukan
cuma seorang atlet, pebisnis, atau
pelajar. Lo manusia utuh dengan
banyak peran. Prinsipnya sama:
bangun self-image yang tepat,
program pikiran dengan gambaran
sukses, pisahin fase belajar dan
tampil, fokus cuma ke hal yang bisa
lo kontrol, dan perkuat keberhasilan.
Ini bukan cara instan, bro, ini gaya
hidup yang butuh latihan tiap hari.
Akan ada momen lo lupa dan balik
ke kebiasaan lama, itu wajar. Begitu
sadar, balik lagi. Latih lagi.
Lama-lama, prinsip ini bakal jadi
otomatis. Dan pas itu terjadi,
lo bakal jadi orang yang tak
terkalahkan secara mental. Lo bisa
ngadepin tekanan apa pun,
di mana pun, dan tetep tampil oke.
Lo bukan korban pikiran sendiri, lo
adalah penguasanya. Dan itulah arti
sebenarnya dari seorang juara.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *