Cara Menggunakan Pikiran Bawah Sadar untuk Pengampunan
Sahabat, kita tiba di empat bab
terakhir dari buku The Power of
Your Subconscious Mind.
Ini adalah bagian yang membahas
tentang pelepasan beban. Setelah
belajar menggunakan pikiran
bawah sadar untuk meraih
berbagai hal, Joseph Murphy kini
mengajarkan kita untuk melepaskan
apa yang menghalangi: luka lama,
hambatan mental, dan ketakutan.
Pada akhirnya, kita akan melihat
bagaimana semua ini bermuara
pada vitalitas dan kehidupan
yang penuh energi.
Bab 17: Cara Menggunakan
Pikiran Bawah Sadar untuk
Pengampunan
Joseph Murphy menekankan
bahwa pengampunan bukanlah
hadiah yang Anda berikan kepada
orang yang telah menyakiti Anda.
Pengampunan adalah hadiah yang
Anda berikan kepada diri Anda
sendiri. Ini adalah tindakan
membebaskan diri Anda sendiri dari
beban mental yang berat.
Ketika Anda menyimpan dendam,
kemarahan, dan kebencian terhadap
seseorang, Anda mungkin berpikir
bahwa Anda sedang menghukum
orang itu. Kenyataannya, Anda sedang
menghukum diri Anda sendiri.
Perasaan negatif seperti kebencian
adalah racun. Racun ini mencemari
pikiran bawah sadar Anda. Pikiran
bawah sadar yang dipenuhi racun
kebencian tidak bisa memproduksi
kesehatan, kebahagiaan, atau
kedamaian. Ia hanya bisa
memproduksi lebih banyak rasa sakit,
penyakit, dan penderitaan. Setiap kali
Anda memikirkan orang yang telah
menyakiti Anda dengan perasaan
marah, Anda sedang menyuntikkan
racun itu ke dalam sistem Anda
sendiri. Anda adalah pihak yang
paling dirugikan.
Oleh karena itu, Murphy
mendorong Anda untuk
sungguh-sungguh memaafkan.
Ini bukanlah tentang berpura-pura
bahwa apa yang terjadi tidak
menyakitkan. Ini bukanlah tentang
membenarkan tindakan orang lain.
Ini adalah tentang secara sadar
memutuskan untuk melepaskan
racun itu. Caranya sangat sederhana
namun membutuhkan keberanian.
Duduklah dengan tenang, rilekskan
tubuh dan pikiran Anda, lalu
bayangkan orang yang telah
menyakiti Anda. Ucapkan dalam hati
dengan tulus, “Aku memaafkanmu
sepenuhnya dan dengan tulus. Aku
melepaskanmu. Kamu bebas, dan aku
bebas. Aku menarik kembali semua
pikiran negatif yang pernah
kuproyeksikan kepadamu.
Aku membungkusmu dalam cahaya
cinta dan kedamaian.” Lakukan ini
berulang kali sampai perasaan marah
di dada Anda mencair dan tergantikan
oleh kelegaan. Ketika Anda
memaafkan, Anda bukan sedang
membebaskan orang itu. Anda sedang
membebaskan diri Anda sendiri.
Anda sedang membersihkan taman
bawah sadar Anda dari gulma
beracun sehingga bunga-bunga
kesehatan dan kebahagiaan bisa
tumbuh kembali.
Bab 18: Menyingkirkan
Hambatan Mental
Di bab ini, Murphy mengidentifikasi
tiga musuh utama yang menghalangi
kita untuk mengakses kekuatan
penuh dari pikiran bawah sadar:
ketakutan, keraguan, dan rasa
bersalah. Ketiganya adalah tembok
tebal yang dibangun di antara Anda
dan semua kebaikan yang
seharusnya bisa Anda nikmati.
Ketakutan adalah keyakinan negatif
tentang masa depan. Keraguan
adalah keyakinan negatif tentang
kemampuan diri sendiri.
Rasa bersalah adalah keyakinan
negatif tentang masa lalu dan
tentang harga diri Anda. Ketiga
keyakinan negatif ini,
jika dibiarkan, akan menjadi
perintah yang diberikan kepada
pikiran bawah sadar Anda.
Pikiran bawah sadar Anda akan
dengan patuh melaksanakan
perintah itu dan menciptakan
pengalaman yang sesuai dengan
ketakutan, keraguan, dan rasa
bersalah Anda.
Murphy memberikan
langkah-langkah konkret untuk
menyingkirkan hambatan ini.
Langkah pertama adalah
identifikasi. Anda harus jujur
pada diri sendiri. Apa keyakinan
negatif yang selama ini Anda pegang?
Tuliskan. Apakah Anda percaya bahwa
Anda tidak cukup pintar?
Apakah Anda percaya bahwa Anda
tidak pantas dicintai?
Apakah Anda percaya bahwa Anda
akan selalu gagal?
Identifikasi musuh Anda dengan
jelas.
Langkah kedua adalah mengganti.
Setelah Anda mengidentifikasi
keyakinan negatif itu, Anda harus
secara sadar menggantinya dengan
sugesti positif yang berlawanan.
Jika Anda takut gagal, ganti dengan
afirmasi, “Kesuksesan adalah
milikku. Aku mampu dan percaya
diri.” Jika Anda merasa bersalah,
ganti dengan afirmasi,
“Aku memaafkan diriku sendiri.
Aku bebas dari masa lalu. Aku layak
untuk bahagia.” Sugesti positif ini
harus ditanamkan berulang-ulang,
terutama dalam keadaan rileks,
seperti saat meditasi singkat atau
tepat sebelum tidur. Ini adalah
proses menanam ulang taman
Anda. Anda mencabut gulma dan
menanam benih yang baik.
Bab 19: Menggunakan Pikiran
Bawah Sadar untuk Mengatasi
Rasa Takut
Murphy membahas rasa takut secara
lebih mendalam dan memberikan
solusi yang sangat spiritual dan kuat.
Ia menegaskan bahwa pada
hakikatnya, setiap ketakutan
adalah ilusi. Ketakutan adalah
keyakinan bahwa ada kekuatan
lain di luar Kehadiran Yang Maha
Kuasa yang bisa mencelakai Anda.
Ketakutan adalah iman yang salah
arah. Ketika Anda takut, Anda
sedang memiliki keyakinan yang
kuat, tetapi keyakinan itu
diarahkan pada hal yang negatif.
Untuk melenyapkan ketakutan,
Anda harus mengisi pikiran bawah
sadar Anda dengan kebenaran
rohani yang lebih tinggi. Murphy
memberikan afirmasi yang sangat
kuat yang bisa Anda gunakan
setiap kali rasa takut muncul.
Ucapkan dalam hati dengan penuh
keyakinan: “Aku selalu
dilindungi oleh Kehadiran
Yang Maha Kuasa di dalam
diriku. Tidak ada kekuatan
jahat yang bisa menembus
perlindungan Ilahi ini.
Aku aman, sekarang dan
selamanya.” Atau afirmasi yang
lebih sederhana namun tak kalah
kuatnya: “Tuhan adalah
pelindungku. Apa yang perlu
kutakutkan?”
Ketika Anda mengisi pikiran Anda
dengan kebenaran ini, ketakutan
tidak memiliki ruang untuk hidup.
Ini seperti menyalakan lampu
di dalam ruangan yang gelap.
Kegelapan tidak perlu dilawan atau
diusir. Begitu lampu dinyalakan,
kegelapan menghilang dengan
sendirinya. Begitu pula dengan
ketakutan. Ia hanyalah ketiadaan
cahaya pemahaman rohani.
Bab 20: Awet Muda dan
Pikiran Bawah Sadar
Di bab terakhir ini, Murphy membahas
topik yang sangat menarik.
Ia berpendapat bahwa proses penuaan,
lebih dari yang kita sadari, sangat
dipengaruhi oleh keyakinan sosial
dan mental. Masyarakat
terus-menerus memprogram kita
dengan keyakinan bahwa menjadi
tua berarti menjadi lemah,
sakit-sakitan, dan tidak berdaya.
Kita melihat iklan, mendengar
komentar, dan mengamati
orang-orang di sekitar kita,
lalu tanpa sadar kita menerima
keyakinan ini dan menanamkannya
ke dalam pikiran bawah sadar kita.
Pikiran bawah sadar kita, yang selalu
patuh, kemudian mulai memproduksi
realitas penuaan sesuai dengan
program itu.
Murphy tidak menyarankan kita
untuk menyangkal realitas biologis.
Tubuh fisik memang memiliki
siklusnya. Tetapi yang ia tekankan
adalah bahwa kecepatan dan
kualitas penuaan sangat dipengaruhi
oleh kondisi mental kita.
Ia memberikan contoh orang-orang
yang tetap aktif, bersemangat, dan
sehat hingga usia lanjut. Apa rahasia
mereka? Mereka tidak “merasa tua.”
Mereka tidak memprogram pikiran
bawah sadar mereka dengan
keyakinan bahwa usia adalah
penghalang.
Anda bisa menanamkan gagasan
vitalitas, kesehatan abadi, dan
semangat muda ke dalam pikiran
bawah sadar Anda. Gunakan afirmasi
seperti, “Aku dipenuhi dengan
energi kehidupan yang tak
terbatas. Pikiranku damai,
hatiku gembira, tubuhku sehat
dan kuat. Aku awet muda
karena aku hidup dalam
keabadian saat ini.”
Jangan biarkan keyakinan sosial
tentang usia membatasi Anda.
Pikiran bawah sadar Anda tidak
mengenal usia. Ia hanya mengenal
keyakinan. Ganti keyakinan tentang
penuaan dengan keyakinan tentang
vitalitas yang berkelanjutan, dan
tubuh Anda akan merespons dengan
energi dan penampilan yang lebih
segar.
Sahabat, selesailah perjalanan kita
menyusuri seluruh isi buku
The Power of Your
Subconscious Mind.
Dari gudang harta karun di dalam
diri, cara kerja pikiran,
penyembuhan, kekayaan, hubungan,
hingga vitalitas abadi, Joseph
Murphy telah memberikan peta
yang lengkap.
kalau masih kurang paham ini
versi yang sederhana:
Gaes, kita udah sampe di empat bab
pamungkas dari buku The Power of
Your Subconscious Mind. Ini bagian
yang paling ngelepain. Setelah lo
paham cara pake pikiran bawah sadar
buat narik berbagai hal, sekarang
Joseph Murphy ngajarin lo buat
NGELEPAS semua beban yang selama
ini ngeganjel: luka lama, tembok
mental, dan ketakutan. Ujungnya,
lo bakal ngeliat gimana semua ini
bermuara ke hidup yang penuh
vitalitas dan energi.
Bab 17: Memaafkan Itu Buat
Diri Lo Sendiri, Bro!
Murphy nekanin, memaafkan itu bukan
hadiah yang lo kasih ke orang yang
udah nyakitin lo. Pengampunan adalah
HADIAH BUAT DIRI LO SENDIRI.
Ini tindakan buat ngebebasin diri lo
dari beban mental yang berat. Pas lo
nyimpen dendam, marah, dan benci
ke orang lain, lo mungkin mikir lo
lagi ngehukum dia. Padahal
kenyataannya, LO LAGI
NGEHUKUM DIRI LO SENDIRI.
Perasaan negatif kayak kebencian
itu RACUN. Racun ini ngotorin
pikiran bawah sadar lo. Pikiran
bawah sadar yang penuh racun
benci gak bakal bisa memproduksi
kesehatan, kebahagiaan, atau
kedamaian. Dia cuma bisa
memproduksi lebih banyak rasa
sakit, penyakit, dan penderitaan.
Setiap kali lo mikirin orang yang
udah nyakitin lo dengan perasaan
marah, lo lagi nyuntikin racun itu
ke dalem sistem lo sendiri.
Lo adalah pihak yang paling
dirugiin.
Makanya, Murphy ngedorong lo buat
bener-bener MEMAAFKAN.
Ini bukan soal pura-pura gak sakit.
Ini bukan soal ngebenarin perbuatan
orang lain. Ini tentang secara sadar
mutusin buat ngelepas racun itu.
Caranya simpel tapi butuh nyali.
Duduk tenang, rileksin badan dan
pikiran lo, terus bayangin muka
orang yang udah nyakitin lo. Ucapin
dalem hati dengan tulus,
“Gue maafin lo sepenuhnya.
Gue ngelepas lo. Lo bebas, dan gue
bebas. Gue tarik balik semua pikiran
negatif yang pernah gue arahin ke lo.
Gue bungkus lo dalam cahaya cinta
dan kedamaian.” Lakuin ini
berulang-ulang sampe rasa sesak
di dada lo mencair dan berganti jadi
kelegaan. Pas lo memaafkan,
lo bukan ngebebasin orang itu.
LO LAGI NGEBEBASIN DIRI LO
SENDIRI. Lo lagi bersihin taman
bawah sadar lo dari rumput
beracun, biar bunga-bunga
kesehatan dan kebahagiaan
bisa tumbuh lagi.
Bab 18: Bongkar Tembok
Mental yang Nge-block
Jalan Lo
Di bab ini, Murphy nunjukin tiga
musuh utama yang ngehalangin lo
buat ngakses kekuatan penuh
pikiran bawah sadar:
KETAKUTAN, KERAGUAN, dan
RASA BERSALAH. Tiga ini adalah
TEMBOK TEBEL yang lo bangun
sendiri antara lo dan semua hal
baik yang harusnya bisa lo nikmatin.
Ketakutan adalah keyakinan negatif
soal masa depan. Keraguan adalah
keyakinan negatif soal kemampuan
diri lo sendiri. Rasa bersalah adalah
keyakinan negatif soal masa lalu dan
harga diri lo. Tiga keyakinan negatif
ini, kalo lo biarin, bakal jadi
PERINTAH yang lo kasih ke pikiran
bawah sadar. Dan pikiran bawah
sadar lo bakal dengan patuh
ngejalanin perintah itu, nyiptain
pengalaman yang sesuai sama
ketakutan, keraguan, dan rasa
bersalah lo.
Murphy ngasih langkah konkret buat
nyingkirin hambatan ini.
Langkah pertama, IDENTIFIKASI.
Lo harus jujur sama diri sendiri.
Apa sih keyakinan negatif yang
selama ini lo pegang?
Tulis. Apa lo percaya kalo lo gak
cukup pinter?
Apa lo percaya kalo lo gak pantas
dicintai?
Apa lo percaya kalo lo bakal selalu
gagal?
Kenalin musuh lo dengan jelas.
Langkah kedua, GANTI. Begitu lo
udah ngenalin keyakinan negatif itu,
lo harus secara sadar nuker dengan
sugesti positif yang berlawanan. Kalo
lo takut gagal, ganti dengan afirmasi,
“Sukses adalah milik gue.
Gue mampu dan pede.”
Kalo lo ngerasa bersalah, ganti dengan,
“Gue maafin diri gue sendiri.
Gue bebas dari masa lalu. Gue layak
buat bahagia.” Sugesti positif ini harus
lo tanem berulang-ulang, terutama
pas lagi rileks, kayak pas meditasi
singkat atau pas mau tidur. Ini proses
nanam ulang taman lo. Lo cabutin
rumput liar dan lo tanam benih
yang oke.
Bab 19: Lawan Rasa Takut
Lo yang Cuma Ilusi
Murphy ngebedah rasa takut lebih
dalem dan ngasih solusi yang sangat
spiritual tapi kuat. Dia negasin, pada
hakikatnya, SETIAP KETAKUTAN
ADALAH ILUSI. Takut adalah
keyakinan bahwa ada kekuatan lain
di luar Yang Maha Kuasa yang bisa
nyakitin lo. Takut itu IMAN YANG
SALAH ARAH. Pas lo takut,
lo sebenernya lagi punya keyakinan
yang kuat, cuma keyakinan itu lo
arahin ke hal yang negatif.
Buat ngilangin rasa takut, lo harus
ngisi pikiran bawah sadar lo dengan
KEBENARAN ROHANI yang lebih
tinggi. Murphy ngasih afirmasi
dasyat yang bisa lo pake setiap kali
rasa takut muncul. Ucapin dalem
hati dengan yakin:
“Gue selalu dilindungin sama
Kehadiran Yang Maha Kuasa
di dalem diri gue. Gak ada kekuatan
jahat yang bisa nembus perlindungan
Ilahi ini. Gue aman, sekarang dan
selamanya.” Atau afirmasi yang lebih
pendek tapi gak kalah nampol:
“Tuhan adalah pelindung gue.
Apa yang perlu gue takutin?”
Pas lo ngisi pikiran lo dengan
kebenaran ini, rasa takut gak punya
ruang buat idup. Ini kayak lo nyalain
lampu di ruangan yang gelap.
Kegelapan gak perlu lo lawan atau lo
usir. Begitu lampu lo nyalain,
kegelapan langsung ilang sendiri.
Begitu juga sama rasa takut.
Dia hanyalah ketiadaan cahaya
pemahaman rohani.
Bab 20: Tetep Muda dan Segar
Itu Pilihan Mental Lo
Di bab pamungkas ini, Murphy
ngebahas topik yang seru banget.
Dia bilang, proses penuaan,
jauh lebih dari yang kita sadari, tuh
sangat dipengaruhi sama
KEYAKINAN SOSIAL dan MENTAL
lo. Masyarakat terus-terusan ngisi
kepala lo dengan keyakinan bahwa
jadi tua itu berarti jadi lemah,
sakit-sakitan, dan gak berdaya.
Lo ngeliat iklan, denger komentar,
dan ngamatin orang-orang
di sekitar lo, terus tanpa sadar lo
nerima keyakinan ini dan lo tanem
ke pikiran bawah sadar lo. Pikiran
bawah sadar lo yang selalu patuh,
kemudian mulai memproduksi
realitas penuaan sesuai program itu.
Murphy gak nyuruh lo buat
menyangkal kenyataan biologis.
Badan fisik emang punya siklusnya.
Tapi yang dia tekanin adalah,
KECEPATAN dan KUALITAS
penuaan lo sangat dipengaruhi sama
KONDISI MENTAL lo. Dia ngasih
contoh orang-orang yang tetep aktif,
semangat, dan sehat sampe umur
lanjut. Apa rahasia mereka?
Mereka gak “ngerasa tua.” Mereka
gak memprogram pikiran bawah
sadar mereka dengan keyakinan
bahwa umur adalah penghalang.
Lo bisa nanem gagasan vitalitas,
kesehatan abadi, dan semangat
muda ke dalam pikiran bawah sadar
lo. Pake afirmasi kayak,
“Gue dipenuhin sama energi
kehidupan yang gak terbatas.
Pikiran gue damai, hati gue gembira,
badan gue sehat dan kuat. Gue awet
muda karena gue idup dalam
keabadian saat ini.” Jangan biarin
keyakinan sosial soal umur
nge-batasin lo. Pikiran bawah sadar
lo gak kenal umur. Dia cuma kenal
keyakinan. Ganti keyakinan soal
penuaan dengan keyakinan soal
VITALITAS yang terus-menerus,
dan badan lo bakal ngerespons
dengan energi dan penampilan
yang lebih seger.
