Majzum
Majzum
Majzum adalah kondisi l’rab yang dikhususkan untuk fi’il.
Kita tidak mungkin menemukan isim dalam keadaan majzum.
Ada 3 kelompok fi’il yang majzum:
1.الفِعْلُ المُضَارِعُ الَّذِي لَمْ يَتَّصِلْ بِآخِرِهِ شَيْئٌ
Ini adalah kelompok fi’il mudhari yang huruf terakhirnya tidak
bersambung dengan apapun. Yaitu fi’il mudhari dhamir أَنَّا أَنْتَ هِيَ هُوَ
dan نَحْنُ. Ketika majzum, kelima fi’il mudhari jenis ini menjadi sukun.
Contohnya:
لَمْ يَذْهَبْ وَلَمْ تَذْهَبْ وَلَمْ أَذْهَبْ وَلَمْ نَذْهَبْ
2. الأَفْعَالُ الخَمْسَةُ
Ini adalah kelompok lima fi’il mudhari yang huruf terakhirnya
bersambung dengan huruf alif dan nun mutsanna (هُمَا أَنْتُمَا) waw
dan nun jamak (هُمْ أَنْتُمْ) dan ya dan nun muannatsah mukhathabah
(أَنْتِ). Ketika majzum, fi’il yang lima ini dibuang nun nya.
Contohnya:
لَمْ يَذْهَبَا وَلَمْ تَذْهَبَا وَلَمْ يَذْهَبُوْا وَلَمْ تَذْهَبُوْا وَلَمْ تَذْهَبِيْ
3. الفِعْلُ المُضَارِعُ المُعْتَلُّ
Ini adalah kelompok fi’il mudhari yang huruf terakhirnya adalah
huruf ‘illat seperti alif, waw, dan ya. Contohnya:
يَخْشَى وَيَدْعُوْ وَيَرْمِي
Fi’il mudhari yang mu’tal ketika majzum huruf ‘illatnya dibuang.
Contohnya:
لَمْ يَخْشَ وَلَمْ يَدْعُ وَلَمْ يَرْمِ
