Jamak Salim jumlah ismiyyah
Jamak Salim jumlah ismiyyah
Jamak Salim
Jamak salim ada dua; jamak mudzakkar salim dan jamak
muannats salim. Silakan perhatikan contoh-contoh
berikut:

Tabel di atas berisi contoh jamak mudzakkar salim dan jamak
muannats salim ketika menjadi mubtada maupun khabar.
Hal yang harus diperhatikan, hukum asalnya, mubtada dan
khabarnya harus sama-sama dalam bentuk jamak mudzakkar
salim atau sama-sama jamak muannats salim kecuali untuk
kata yang bentuk jamak nya adalah taksir maka tidak dapat
dipaksakan menjadi salim. Akan tetapi yang penting adalah
sama-sama jamak.
Contohnya jumlah ismiyyah yang mubtadanya isim isyarah
dan dhamir seperti contoh di atas atau jumlah ismiyyah
yang mubtada nya jamak mudzakkar salaim tetapi khabar jamak.
Contonya kata جَدِيْدٌ (baru) yang memang jamak taksir nya
adalah جُدُدٌ. Kita tidak dapat memaksa mengubah nya
menjadi جَدِيدُونَ dan جَدِيدَاتٌ karena kedua bentuk kata ini
tidak ditemukan dalam bahasa Arab.
