embun hijrahku

Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits Kalimat Negatif Jumlah Ismiyyah dengan Laa Naafiyah (لاَ)

Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits

Kalimat Negatif Jumlah Ismiyyah dengan Laa Naafiyah (لاَ)

 

ذٰلِكَ الْكِتٰبُ لَا رَيْبَ ۛ فِيْهِ ۛ ھُدًى لِّلْمُتَّقِيْنَ
Kitab (Al Quran) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk

bagi mereka yang bertakwa (Al Baqarah : 2)

 

قَالُوۡا سُبۡحٰنَكَ لَا عِلۡمَ لَنَآ اِلَّا مَا عَلَّمۡتَنَا ؕ
Mereka menjawab: “Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami

ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada

kami”. (Al Baqarah: 32)

لَاۤ اِكۡرَاهَ فِى الدِّيۡنِ‌ۙ قَد تَّبَيَّنَ الرُّشۡدُ مِنَ الۡغَىِّ‌ۚ فَمَنۡ يَّكۡفُرۡ بِالطَّاغُوۡتِ وَيُؤۡمِنۡۢ بِاللّٰهِ فَقَدِ

اسۡتَمۡسَكَ بِالۡعُرۡوَةِ الۡوُثۡقٰى لَا انْفِصَامَ لَهَا‌‌ ؕ وَاللّٰهُ سَمِيۡعٌ عَلِيۡمٌ

Tidak ada paksaan untuk (memasuki) agama (Islam);

sesungguhnya telah jelas jalan yang benar daripada jalan

yang sesat. Karena itu barangsiapa yang ingkar kepada

Thaghut dan beriman kepada Allah, maka sesungguhnya ia

telah berpegang kepada buhul tali yang amat kuat yang tidak

akan putus. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha

Mengetahui (Al Baqarah: 256)

 

رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلۡنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهٖ‌ ۚ وَاعۡفُ عَنَّا وَاغۡفِرۡ لَنَا وَارۡحَمۡنَا ۚ
Ya tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami

apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami;

ampunilah kami; dan rahmatilah kami (Al Baqarah 286)

اِنَّ الَّذِيۡنَ يَشۡتَرُوۡنَ بِعَهۡدِ اللّٰهِ وَاَيۡمَانِهِمۡ ثَمَنًا قَلِيۡلًا اُولٰٓٮِٕكَ لَا خَلَاقَ لَهُمۡ فِى الۡاٰخِرَةِ وَلَا

يُكَلِّمُهُمُ اللّٰهُ وَلَا يَنۡظُرُ اِلَيۡهِمۡ يَوۡمَ الۡقِيٰمَةِ وَلَا يُزَكِّيۡهِمۡ ۖ وَلَهُمۡ عَذَابٌ اَ لِيۡمٌ
Sesungguhnya orang-orang yang menukar janji (nya dengan) Allah

dan sumpah-sumpah mereka dengan harga yang sedikit, mereka itu

tidak mendapat bahagian (pahala) di akhirat, dan Allah tidak akan

berkata-kata dengan mereka dan tidak akan melihat kepada mereka

pada hari kiamat dan tidak (pula) akan mensucikan mereka.

Bagi mereka azab yang pedih. (Ali Imran: 77)

 

يَوۡمَٮِٕذٍ يَّتَّبِعُوۡنَ الدَّاعِىَ لَا عِوَجَ لَهٗ‌ؕ وَخَشَعَتِ الۡاَصۡوَاتُ لِلرَّحۡمٰنِ فَلَا تَسۡمَعُ اِلَّا هَمۡسًا
Pada hari itu manusia mengikuti (menuju kepada suara) penyeru dengan

tidak berbelok-belok; dan merendahlah semua suara kepada Tuhan Yang

Maha Pemurah, maka kamu tidak mendengar kecuali bisikan saja.

(Thaha: 108)

 

قَالَ لَا عَاصِمَ الۡيَوۡمَ مِنۡ اَمۡرِ اللّٰهِ اِلَّا مَنۡ رَّحِمَ‌ۚ وَحَالَ بَيۡنَهُمَا الۡمَوۡجُ فَكَانَ مِنَ الۡمُغۡرَقِيۡنَ‏
Nuh berkata: “Tidak ada yang melindungi hari ini dari azab Allah

selain Allah (saja) Yang Maha Penyayang”. Dan gelombang menjadi

penghalang antara keduanya; maka jadilah anak itu termasuk orang-orang

yang ditenggelamkan (Hud: 43)

 

لَا طَاعَةَ فِي المَعْصِيَةِ ، إِنَّمَا الطَّاعَةُ فِي المَعْرُوْفِ
Tidak ada ketaatan dalam kemaksiatan. Sesungguhnya ketaatan

itu hanya pada kebaikan (HR Bukhari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *