Logical Positivism: Mengapa Hanya Pernyataan yang Bisa Diuji yang Dianggap Bermakna?
Pernahkah Anda mendengar seseorang berkata, “Ah, itu kan tidak ilmiah. Jadi tidak bermakna.” Atau, “Kalau tidak bisa dibuktikan dengan data,
Read MorePernahkah Anda mendengar seseorang berkata, “Ah, itu kan tidak ilmiah. Jadi tidak bermakna.” Atau, “Kalau tidak bisa dibuktikan dengan data,
Read MorePernahkah Anda merasa terjebak antara dua keyakinan yang tampak bertentangan? Di satu sisi, Anda merasa bahwa Anda punya kehendak bebas.
Read MorePernahkah Anda berbicara dengan chatbot? Anda mengetik pertanyaan. Ia menjawab dengan lancar. Kadang jawabannya tepat. Kadang jawabannya mengejutkan. Anda mulai
Read MorePernahkah Anda melihat seseorang menolong orang lain tanpa pamrih? Mungkin ia menyumbang ke panti asuhan. Mungkin ia membantu korban bencana.
Read MorePernahkah Anda melihat bola di lantai? Bola itu ada di satu tempat. Ia tidak ada di dua tempat sekaligus. Anda
Read MorePernahkah Anda merasa cemas tanpa alasan yang jelas? Pernahkah Anda tiba-tiba berpikir tentang kematian, lalu buru-buru mencari kesibukan agar pikiran
Read MorePernahkah Anda duduk di taman, melihat bunga, lalu merasa bahwa ada sesuatu yang hidup di dalamnya? Bukan hanya hidup secara
Read MorePernahkah Anda melihat laut yang dulu penuh ikan, sekarang kosong? Pernahkah Anda melihat jalanan yang dulu lancar, sekarang macet setiap
Read MorePernahkah Anda duduk di kursi, lalu tiba-tiba bertanya, “Apakah kursi ini benar-benar ada?” Anda menyentuhnya. Anda merasakannya. Anda melihatnya. Tentu
Read MorePernahkah Anda berdebat dengan seseorang yang terus bertanya “mengapa”? Anda memberikan alasan. Ia bertanya lagi, “Mengapa alasan itu benar?” Anda
Read More