buku

Boxer yang Terluka dan Tekad yang Tidak Pernah Padam

Setelah Pertempuran Kincir Angin,
kuku Boxer yang terbelah menjadi
masalah serius. Kondisinya semakin
mengkhawatirkan, tetapi meskipun
Clover dan Benjamin terus
memperingatkannya, Boxer tetap
menolak untuk mengurangi beban
kerjanya.

Ia sadar bahwa usianya hampir
mencapai 12 tahun, yaitu usia pensiun
bagi kuda. Namun sebelum itu, ia ingin
melihat kincir angin benar-benar
berdiri dengan baik.

Baginya, bekerja bukan hanya
kewajiban, tetapi juga bentuk
pengabdian pada Animal Farm.

Musim Dingin, Kelaparan, dan
Ilusi Kesejahteraan

Musim dingin berikutnya datang
dengan sangat keras. Para hewan harus
bertahan dalam dingin dengan perut
kosong.

Namun seperti biasa, Squealer
meyakinkan mereka bahwa kondisi
mereka sebenarnya lebih baik
dibandingkan saat masa Mr. Jones.
Ia menyampaikan berbagai “data”
untuk membuktikan hal itu.

Para hewan akhirnya memilih untuk
percaya. Mereka merasa setidaknya
sekarang mereka bukan lagi budak
manusia.

Itu saja sudah cukup membuat mereka
merasa sedikit lega.

Generasi Baru Babi dan
Ketimpangan yang Semakin Jelas

Sementara itu, lahir 31 anak babi
baru
, semuanya merupakan
keturunan Napoleon.

Anak-anak babi ini dipisahkan dari
hewan lain. Mereka dididik secara
khusus oleh Napoleon dan
mendapatkan perlakuan istimewa.

Perbedaan perlakuan mulai terlihat
jelas. Ketika peternakan membutuhkan
lebih banyak uang untuk membeli
persediaan, bahkan barang-barang
mewah untuk babi, hewan lain harus
bekerja lebih keras dengan jatah
makanan yang semakin sedikit.

Di sisi lain, para babi semakin gemuk
dan mulai minum bir setiap hari.

Perayaan, Kekuasaan, dan
Kembalinya Moses

Upacara-upacara bergaya militer
semakin sering diadakan untuk
merayakan “keberhasilan”
Animal Farm.

Dalam salah satu pemungutan suara,
Napoleon secara resmi dipilih sebagai
Presiden Animal Farm Republik.

Di tengah semua itu, Moses si gagak
kembali. Ia kembali menceritakan
tentang Sugarcandy Mountain,
tempat indah setelah kematian.

Anehnya, kali ini para babi
membiarkannya tinggal dan bahkan
memberinya jatah bir setiap hari.

Hal ini terasa janggal, mengingat dulu ia
dianggap menyebarkan kebohongan.

Kejatuhan Boxer

Setelah kukunya sembuh, Boxer kembali
bekerja keras seperti sebelumnya,
meskipun tubuhnya sudah tidak sekuat
dulu.

Suatu hari, saat bekerja, Boxer tiba-tiba
jatuh dan tidak bisa bangkit lagi.
Paru-parunya mengalami kerusakan.

Clover dan Benjamin tetap di sisinya,
sementara hewan lain memanggil Squealer.

Squealer kemudian mengatakan bahwa
Boxer akan dibawa ke dokter hewan
manusia untuk mendapatkan
perawatan terbaik.

Sebuah mobil datang untuk menjemput
Boxer. Namun saat mobil itu berangkat,
Benjamin menyadari sesuatu yang
mengejutkan.

Tulisan di mobil itu menunjukkan
bahwa itu adalah kendaraan
tukang jagal
.

Boxer ternyata dijual untuk
disembelih
.

Para hewan berteriak panik. Clover
berlari sekuat tenaga mengejar
mobil itu sambil memanggil Boxer.

Boxer mendengar dan mencoba
menendang keluar dari mobil,
tetapi ia sudah terlalu lemah.

Mobil itu pun pergi, membawa
Boxer menuju kematiannya.

Kebohongan Terakhir tentang
Boxer

Beberapa hari kemudian, Squealer
mengumumkan bahwa Boxer telah
meninggal di rumah sakit.

Ia mengatakan bahwa Boxer telah
mendapatkan perawatan terbaik,
tetapi tidak bisa diselamatkan.

Ia juga menjelaskan bahwa mobil
yang digunakan sebelumnya memang
milik dokter hewan, hanya saja tulisan
lamanya belum diganti.

Para hewan pun merasa lega dan percaya.

Pada pertemuan berikutnya, Napoleon
mengumumkan akan diadakan jamuan
untuk menghormati Boxer
.

Namun yang sebenarnya terjadi adalah
pesta besar para babi dengan minuman
whiskey.

Tahun-Tahun Berlalu dan Mimpi
yang Memudar

Waktu terus berjalan. Banyak hewan
yang dulu mengalami pemberontakan
sudah mati. Hanya sedikit yang masih
mengingat masa itu.

Janji tentang tempat pensiun tidak
pernah terwujud. Para hewan terus
bekerja sampai tua.

Animal Farm memang menjadi lebih
besar dan lebih teratur, tetapi
kehidupan hewan biasa tidak banyak
berubah.

Kincir angin akhirnya selesai, bahkan
mulai dibangun yang kedua. Namun
kincir itu digunakan untuk
menghasilkan keuntungan, bukan
untuk memberikan kenyamanan
seperti listrik bagi hewan.

Harapan tentang kehidupan yang lebih
mudah perlahan menghilang.

Ketimpangan yang Diterima
sebagai Kenyataan

Para babi dan anjing hampir tidak
bekerja, tetapi menikmati hasil
kerja hewan lain.

Para hewan mulai bertanya dalam hati:
apakah hidup mereka sekarang lebih
baik daripada dulu?

Namun tidak ada yang benar-benar
tahu jawabannya, kecuali Benjamin,
yang sejak awal selalu pesimis.

Bagi Benjamin, hidup selalu berisi
kelaparan, kerja keras, dan kekecewaan.

Meski begitu, para hewan tetap bangga
dengan Animal Farm dan masih
memegang harapan akan mimpi lama
Old Major: bahwa suatu hari seluruh
Inggris akan menjadi milik hewan.

Perubahan Terakhir:
Dari Hewan Menjadi Manusia

Suatu hari, Squealer membawa
domba-domba pergi dan mengajarkan
mereka sesuatu yang baru.

Tak lama kemudian, kejadian
mengejutkan terjadi.

Para babi mulai berjalan dengan
dua kaki
.

Napoleon bahkan membawa cambuk.

Saat hewan-hewan lain hendak
memprotes, domba-domba mulai
meneriakkan:

“Four legs good, two legs better.”

Tak lama kemudian, Clover dan
Benjamin melihat bahwa Tujuh
Perintah telah diganti
menjadi
satu kalimat:

“All animals are equal, but some
animals are more equal than
others.”

Animal Farm Menjadi Seperti
Dulu

Sejak saat itu, perubahan semakin
jelas.

Para babi mulai memakai pakaian
manusia, membaca koran,
menggunakan alat manusia, dan
hidup seperti manusia.

Suatu hari, para babi mengundang
manusia dari peternakan tetangga
untuk berkumpul di rumah utama.

Para hewan mengintip dari jendela dan
melihat sesuatu yang mengejutkan:
babi dan manusia duduk bersama,
makan, minum, dan bermain kartu.

Mereka bersulang untuk persahabatan
dan keberhasilan Animal Farm.

Napoleon bahkan mengumumkan bahwa
kata “comrade” dihapus, tengkorak
Old Major dikubur, bendera diubah, dan
nama peternakan dikembalikan menjadi:

Manor Farm.

Nama lama sebelum pemberontakan.

Akhir yang Membingungkan

Saat para hewan melihat ke dalam
rumah, mereka menyadari sesuatu
yang mengerikan.

Wajah babi dan manusia kini
tidak bisa dibedakan.

Ketika terjadi pertengkaran karena
kecurangan dalam permainan kartu,
para hewan menyaksikan dengan
bingung.

Mereka melihat dari wajah ke wajah,
dari babi ke manusia, dan dari manusia
ke babi.

Namun mereka tidak bisa lagi
membedakan:

mana yang manusia, dan
mana yang babi.

kalau masih kurang paham ini
versi yang sederhana:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *