embun hijrahku

Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits Keterangan Tujuan (Maf’ul Min Ajlih)

Contoh dari Al-Qur’an dan Hadits Keterangan Tujuan (Maf’ul Min Ajlih)

اُولٰٓٮِٕكَ اَصۡحٰبُ الۡجَنَّةِ خٰلِدِيۡنَ فِيۡهَا‌ ۚ جَزَآءًۢ بِمَا كَانُوۡا يَعۡمَلُوۡنَ
Mereka itulah penghuni-penghuni surga, mereka kekal di dalamnya;

sebagai balasan atas apa yang telah mereka kerjakan. (Al Ahqaf : 14)

 

اِنَّا مُرۡسِلُوا النَّاقَةِ فِتۡنَةً لَّهُمۡ فَارۡتَقِبۡهُمۡ وَاصۡطَبِرۡ
Sesungguhnya Kami akan mengirimkan unta betina sebagai cobaan

bagi mereka, maka tunggulah (tindakan) mereka dan bersabarlah

(Al Qamar: 27)

 

اِنَّاۤ اَرۡسَلۡنَا عَلَيۡهِمۡ حَاصِبًا اِلَّاۤ اٰلَ لُوۡطٍ‌ؕ نَّجَّيۡنٰهُمۡ بِسَحَرٍۙ
نِّعۡمَةً مِّنۡ عِنۡدِنَا‌ؕ
Sesungguhnya Kami telah menghembuskan kepada mereka

angin yang membawa batu-batu (yang menimpa mereka),

kecuali keluarga Luth. Mereka Kami selamatkan sebelum

fajar menyingsing, sebagai nikmat dari Kami (Al Qamar:34-35)

 

قَدۡ خَسِرَ الَّذِيۡنَ قَتَلُوۡۤا اَوۡلَادَهُمۡ سَفَهًۢا بِغَيۡرِ عِلۡمٍ وَّحَرَّمُوۡا مَا رَزَقَهُمُ اللّٰهُ افۡتِرَآءً عَلَى اللّٰهِ‌ؕ

Sesungguhnya rugilah orang yang membunuh anak-anak mereka,

karena kebodohan lagi tidak mengetahui dan mereka

mengharamkan apa yang Allah telah rezeki-kan pada mereka

dengan semata-mata mengada-adakan terhadap Allah.

(Al An’am: 140)

 

وَكَتَبۡنَا لَهٗ فِى الۡاَلۡوَاحِ مِنۡ كُلِّ شَىۡءٍ مَّوۡعِظَةً وَّتَفۡصِيۡلًا لِّـكُلِّ شَىۡءٍ‌ ۚ فَخُذۡهَا بِقُوَّةٍ
Dan telah Kami tuliskan untuk Musa pada luh-luh (Taurat) segala

sesuatu sebagai pelajaran dan penjelasan bagi segala sesuatu;

maka (Kami berfirman): “Berpeganglah kepadanya dengan teguh”

(Al A’raf: 145)

 

وَالَّذِيۡنَ صَبَرُوا ابۡتِغَآءَ وَجۡهِ رَبِّهِمۡ وَاَقَامُوا الصَّلٰوةَ وَاَنۡفَقُوۡا مِمَّا رَزَقۡنٰهُمۡ سِرًّا وَّعَلَانِيَةً

وَّيَدۡرَءُوۡنَ بِالۡحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ اُولٰۤٮِٕكَ لَهُمۡ عُقۡبَى الدَّارِۙ‏
Dan orang-orang yang sabar karena mencari keridhaan Tuhannya,

mendirikan shalat, dan menafkahkan sebagian rezeki yang Kami

berikan kepada mereka, secara sembunyi atau terang-terangan

serta menolak kejahatan dengan kebaikan; orang-orang itulah

yang mendapat tempat kesudahan (yang baik), (Ar Ra’du: 22)

 

وَلَا تَقۡتُلُوۡۤا اَوۡلَادَكُمۡ خَشۡيَةَ اِمۡلَاقٍ‌ؕ نَحۡنُ نَرۡزُقُهُمۡ وَاِيَّاكُمۡ‌ؕ اِنَّ قَتۡلَهُمۡ كَانَ خِطۡاً كَبِيۡرًا
Dan janganlah kamu membunuh anak-anakmu karena takut

kemiskinan. Kamilah yang akan memberi rezeki kepada mereka

dan juga kepadamu. Sesungguhnya membunuh mereka adalah

suatu dosa yang besar. (Al Isra: 31)

 

تَتَجَافٰى جُنُوۡبُهُمۡ عَنِ الۡمَضَاجِعِ يَدۡعُوۡنَ رَبَّهُمۡ خَوۡفًا وَّطَمَعًا وَّمِمَّا رَزَقۡنٰهُمۡ يُنۡفِقُوۡنَ
Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya dan mereka selalu

berdoa kepada Rabbnya dengan penuh rasa takut dan harap,

serta mereka menafkahkan apa apa rezeki yang Kami berikan

(As Sajdah: 16)

 

اَوۡ كَصَيِّبٍ مِّنَ السَّمَآءِ فِيۡهِ ظُلُمٰتٌ وَّرَعۡدٌ وَّبَرۡقٌ‌ ۚ يَجۡعَلُوۡنَ اَصَابِعَهُمۡ فِىۡۤ اٰذَانِهِمۡ مِّنَ

الصَّوَاعِقِ حَذَرَ الۡمَوۡتِ‌ؕ وَاللّٰهُ مُحِيۡطٌ‌ۢ بِالۡكٰفِرِيۡنَ
atau seperti (orang-orang yang ditimpa) hujan lebat dari langit

disertai gelap gulita, guruh dan kilat; mereka menyumbat

telinganya dengan anak jarinya, karena (mendengar suara)

petir, sebab takut akan mati. Dan Allah meliputi orang-orang

yang kafir. (Al Baqarah: 19)

 

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَمَ مِنْ ذَنْبِهِ

Siapa orang yang berpuasa Ramadhan karena iman dan

mengharapkan pahala maka akan diampuni dosanya yang

telah lalu (HR Bukhari & Muslim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *