Giambattista Vico: Filsuf yang Menemukan Kebenaran di Dalam Sejarah Manusia
Bayangkan Napoli pada awal abad ke-18. Di ruang kerjanya yang penuh buku, seorang profesor retorika bernama Giambattista Vico sedang bergulat
Read MoreBayangkan Napoli pada awal abad ke-18. Di ruang kerjanya yang penuh buku, seorang profesor retorika bernama Giambattista Vico sedang bergulat
Read MoreBayangkan Jerman pada pertengahan abad ke-17. Perang Tiga Puluh Tahun baru saja berakhir, meninggalkan kehancuran dan kepahitan. Di tengah dunia
Read MoreBayangkan Inggris pada pertengahan abad ke-17. Perang saudara baru saja usai, raja telah dipenggal, dan negara sedang mencari bentuk pemerintahan
Read MoreBayangkan sebuah pertanyaan yang membuat Descartes pusing tujuh keliling. Jiwa manusia itu immaterial, tidak punya berat, tidak punya warna, tidak
Read MoreBayangkan Amsterdam pada pertengahan abad ke-17. Kota itu adalah pusat perdagangan dunia, tempat bertemunya orang-orang dari berbagai budaya dan agama.
Read MoreBayangkan Paris pada tahun 1654. Seorang pria berusia tiga puluh satu tahun sedang mengalami malam yang mengubah seluruh hidupnya. Ia
Read MoreBayangkan Inggris pada pertengahan abad ke-17. Perang saudara berkecamuk. Raja dan parlemen saling bertarung. Keluarga terpecah, desa terbakar, dan tetangga
Read MoreBayangkan Eropa pada tahun 1650. Seorang mahasiswa di Universitas Paris duduk di ruang kuliah yang dingin. Profesornya sedang membacakan teks
Read MoreBayangkan Inggris pada tahun 1665. Wabah penyakit pes sedang melanda London. Universitas Cambridge ditutup, dan seorang mahasiswa berusia dua puluh
Read MoreBayangkan Prancis pada awal abad ke-17. Eropa sedang dilanda perang agama, wabah penyakit, dan ketidakpastian. Di tengah kekacauan itu, seorang
Read More